SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Quantum Learning dibandingkan dengan Model Experiential Learning berbantuan Multimedia Pengaruhnya Terhadap Keaktifan dan Hasil Belajar Pemrograman Dasar pada Siswa Kelas X Program Keahlian Multimedia SMK N 1 Pasuruan

Makhalil Ilmi

Abstrak


ABSTRAK

 

Upaya seorang guru untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa ialah dengan menguasai beberapa model pembelajaran. Dalam proses pembelajaran seringkali siswa tidak aktif dalam mengikuti mata pelajaran yang diajarkan. Guru masih mendominasi proses pembelajaran yang mengakibatkan pembelajaran hanya bersifat satu arah. Siswa lebih banyak menunggu materi yang diberikan guru daripada mencari dan menemukan pengetahuan yang dibutuhkan. Kondisi tersebut berpengaruh terhadap rendahnya  dan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah: (1) untuk mengetahui perbedaan tingkat keaktifan belajar siswa; (2) untuk mengetahui perbedaan rata-rata hasil belajar siswa ranah kognitif; (3) untuk mengetahui perbedaan rata-rata hasil belajar siswa ranah psikomotor.

Rancangan penelitian ini menggunakan metode eksperimen bentuk Posttest Only Control Design yang melibatkan kelas A dan kelas B. Objek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X program keahlian Multimedia SMK N 1 Pasuruan tahun ajaran 2016/2017. Subjeknya adalah 68 siswa yang terbagi dua kelas yaitu kelas X Multimedia 1 dan kelas X Multimedia 2. Kelas A dalam penelitian ini adalah kelas X Multimedia 1 yang diajar menggunakan model pembelajaran quantum learning berbantuan multimedia. Kelas B adalah kelas X Multimedia 2 yang diajar  menggunakan model pembelajaran experiential learning berbantuan multimedia. Penelitian ini menggunakan beberapa teknik pengumpulan data, yaitu lembar observasi keaktifan, tes objektif, dan pedoman penilaian projek praktikum.

 

Hasil analisa data perbedaan tingkat keaktifan dan hasil belajar ranah kognitif dan psikomotor diperoleh dari uji-t teknik Independent Sample t-Test.  Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat perbedaan tingkat keaktifan belajar antara kelas A dan kelas B dengan sig.(2-tailed) 0,020