SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Modul Ajar Cetak Mata Pelajaran Memahami Dasar dan Pengukuran Komponen Elektronika (MDPKE) Bermuatan Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk Siswa Kelas X Program Keahlian TITL di SMKN 2 Kota Probolinggo

Angga Danu Pratama

Abstrak


ABSTRAK

 

Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) merupakan salah satu program keahlian yang terdapat di SMKN 2 Kota Probolinggo. Pada Kelas X mata pelajaran dasar program keahlian yang harus dikuasai salah satunya yaitu Dasar Pengukuran Listrik (DPL). Dasar Pengukuran Listrik dibagi menjadi beberapa sub bahasan materi, salah satunya yaitu Memahami Dasar dan Pengukuran Komponen Elektronika (MDPKE).

Dalam kegiatan pembelajaran mata pelajaran MDPKE, pembelajaran masih berpusat pada guru. Sehingga kurang efektif untuk pembelajaran pada Kurikulum 2013. Namun pada mata pelajaran MDPKE masih ada kendala dalam proses pembelajaran yaitu kurangnya sumber belajar, sedangkan potensi di sekolah alat dan bahan untuk praktikum tersedia. Hal ini merupakan media untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam bidang kelistrikan. Oleh karena itu, perlu disusun bahan ajar mata pelajaran MDPKE berdasarkan Kurikulum 2013 menggunakan pendekatan saintifik bermuatan Contextual Teaching and Learning untuk siswa Kelas X Program Keahlian TITL di SMKN 2 Kota Probolinggo yang dapat membantu siswa dalam belajar mandiri.

Model pengembangan yang digunakan yaitu model pengembangan Sadiman. Langkah-langkah pokok penelitian pengembangan yang akan menghasilkan produk, yaitu: (1) menganalisis kebutuhan dan karakteristik siswa, (2) merumuskan tujuan instruksional pembelajaran, (3) merumuskan butir-butir materi, (4) menyusun instrumen penilaian; (5) menulis naskah media; (6) validasi ahli dan revisi; (7) uji coba dan revisi; (8) produk ahir.

 

Produk divalidasi oleh ahli materi, ahli media dan diuji coba kepada siswa. Hasil validasi dan uji coba tersebut meliputi: 1) Ahli materi I, menyatakan materi modul MDPKE valid dan layak digunakan sebagai bahan ajar, 2) Ahli materi II, menyatakan materi modul MDPKE valid dan layak digunakan sebagai bahan ajar, 3) Ahli media, menyatakan media dalam modul MDPKE valid dan layak digunakan sebagai bahan ajar, dan 4) Hasil uji coba kepada siswa dalam kelas besar menunjukkan bahwa modul MDPKE yang divalidasi sudah valid dan layak digunakan dalam kelas besar.