SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan antara Kenyamanan Belajar dan Ketersediaan Sumber Belajar dengan Kemandirian Belajar pada Siswa SMK Jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik di Kabupaten Tulungagung

Haya Mei Fatma Bela

Abstrak


ABSTRAK

 

Bela, Haya Mei Fatma. 2017. Hubungan antara Kenyamanan Belajar dan Ketersediaan Sumber Belajar dengan Kemandirian Belajar pada Siswa SMK Jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik di Kabupaten Tulungagung. Skripsi. Program Studi Pendidikan Teknik Elektro, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik,Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Setiadi C.P., M.Pd, M.T (II) Dyah Lestari, S.T., M.Eng.

Kata Kunci: Kenyamanan Belajar, Ketersediaan Sumber Belajar, Kemandirian

 Belajar.

Berdasarkan pengamatan dan interaksi dengan siswa Jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) SMK di Kabupaten Tulungagung, kondisi dalam bengkel ruangan pembelajaran dirasakan kurang nyaman. Kenyamanan belajar merupakan aspek penting untuk mendukung suasana belajar  yang kondudif. Ketersediaan sumber belajar dapat mempengaruhi kemandirian belajar, karena sumber belajar merupakan suatu keharusan yang diperlukan untuk menunjang kegiatan pembelajaran. Kenyamanan dan sumber belajar yang ada mampu meningkatkan efektifitas, efisiensi dan kemandirian siswa dalam proses belajar.

Tujuan penelitian adalah: (1) mendeskripsikan tingkat kemandirian belajar (Y); (2) mendeskripsikan tingkat kenyamanan belajar (X1); (3) mendeskripsikan tingkat ketersediaan sumber belajar (X2); (4) mengetahui signifikansi hubungan antara X1 dengan Y; (5) mengetahui signifikansi hubungan antara X2 dengan Y; (6) mengetahui signifikansi hubungan secara simultan antara X1 dan X2 dengan Y pada siswa SMK Jurusan TITL di Kabupaten Tulungagung.

Penelitian kuantitatif ini menggunakan rancangan deskriptif korelasional metode Ex Post Facto. Responden penelitian adalah siswa SMK kelas X Jurusan TITL di Kabupaten Tulungagung. Pengumpulan data masing-masing variabel menggunakan kuesioner. Nilai reliabilitas variabel X1 sebesar 0,933, variabel X2 sebesar 0,957, dan varibel Y sebesar 0,911. Untuk mengungkap hubungan X1 dengan Y dan hubungan X2 dengan Y menggunakan analisis korelasi parsial. Sedangkan untuk mengungkap hubungan X1 dan X2 secara simultan dengan Y menggunakan analisis regresi linear ganda.

Hasil penelitian: (1) Y dikategorikan baik sebesar 71,98%; (2) X1 dikategorikan nyaman sebesar 68,15%; (3) X2 dikategorikan lengkap sebesar 67,52%; (4) ada hubungan positif dan signifikan antara X1 dengan Y; (5) ada hubungan positif dan signifikan antara X2 dengan Y; (6) ada hubungan positif dan signifikan antara X1 dan X2 secara simultan dengan Y. Sumbangan relatif  X1 sebesar 82,30% dan sumbangan relatif X2 sebesar 17,70%. Sedangkan sumbangan efektif X1 sebesar 30,85% dan sumbangan efektif X2 sebesar 6,64%.

 

Kesimpulan penelitian adalah: (1) ada hubungan positif dan signifikan antara kenyamanan belajar dengan kemandirian belajar; (2) ada hubungan positif dan signifikan antara ketersediaan sumber belajar dengan kemandirian belajar; (3) ada hubungan positif dan signifikan antara kenyamanan belajar dan ketersediaan sumber belajar secara simultan dengan kemandirian belajar.