SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Perencanaan dan Instalasi Sistem Audio Dilengkapi PPT Berbasis Projek untuk Siswa Kelas XII Semester 1 Program Keahlian Teknik Audio Video di SMK Negeri 1 Kediri

Faris Dony Irawan

Abstrak


ABSTRAK

 

Irawan, Faris Dony. 2017. Pengembangan Bahan Ajar Perencanaan dan Instalasi Sistem Audio Dilengkapi PPT Berbasis Proyek Untuk Siswa SMK Kelas XII Semester I Program Keahlian Teknik Audio Video di SMK Negeri 1 Kediri. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Elektro Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang.

 

Kata Kunci: Bahan Ajar, Instalasi Sistem Audio, PPT

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengembangkan bahan ajar Perencanaan dan Instalasi Sistem Audio sebagai sumber belajar berbasis projek bagi siswa SMK kelas XII semester I program keahlian Teknik Audio Video pada mata pelajaran Perencanaan dan Instalasi Sistem Audio. Belum ada dan kurang menariknya bahan ajar pada mata pelajaran tersebut membuat peserta didik kurang terampil dan mandiri dalam pengerjaan tugas projek dalam praktikum dan tugas individu. Mata pelajaran Perencanaan dan Instalasi Sistem Audio merupakan salah satu mata pelajaran wajib bagi peserta didik kelas XII semester I program keahlian Teknik Audio Video di SMK.

Metode pengembangan bahan ajar yang akan dilakukan adalah menggunakan model pengembangan dick and carry. Model ini adalah model prosedural dengan tahapan: (a) mengidentifikasi tujuan umum pembelajaran, (b) melaksanakan analisi pembelajaran, (c) mengidentifikasi karakteristik dan tingkah laku masukan, (d) merumuskan tujuan pembelajaran khusus, (e) menggabungkan instrument penilaian, (f) mengembangkan strategi pembelajaran, (g) mengembangkan dan memilih bahan ajar, (h) mengembangkan dan melaksanakan evaluasi formatif, (i) merevisi bahan pembelajaran (j) mendesain dan melaksanakan evaluasi sumatif. Model ini menunjukkan langkah yang jelas dan tidak terputus antara langkah satu dengan yang lainnya.

 

Bahan ajar yang dikembangkan berupa buku siswa dilengkapi PPT dan buku guru. Kelayakan bahan ajar diketahui berbadaskan angket. Hasil angket uji perseorangan yang telah dilakukan oleh ahli satu mendapatkan skor 82,23% dan ahli dua mendapatkan skor 91,27% hasil angket siswa pada uji kelompok kecil mendapatkan skor 83,00% dan hasil angket siswa pada uji lapangan mendapatkan skor 84,41%. berdasarkan skor tersebut, bahan ajar tersebut, bahan ajar dapat dinyatakan valid dan layak.