SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif Untuk Siswa Kelas XI SMK Pada Matapelajaran Instalasi Penerangan Listrik

Idris Navianto

Abstrak


ABSTRAK

 

Media pembelajaran dapat diartikan sebagai manusia, materi ataukejadian yang membangunkondisi yang membuatsiswamampumemperolehpengetahuan, keterampilanatausikap.Media digunakan dalam proses pembelajaran agar pembelajaran bisa lebih terfokus dan materi bisa tersampaikan dengan baik kepada siswa. Berdasarkan hasil wawancara dengan Waka Kurikulum SMKN 6 Malang, bapak Agung Priyadi dan Kepala Jurusan Ketenagalistrikan, Bapak Sugianto. Pembelajaran telah berlangsung dengan lancar, tetapi terdapat beberapa permasalahan yang membuat hasil pembelajaran kurang optimal. Permasalahan yang ditemukan seperti: (1) Adanya materi pembelajaran yang kurang lengkap atau tidak disajikan oleh guru; (2) Kurangnya ketersediaan alat-alat atau media pembelajaran yang ada di kelas teori; dan (3) Perlunya pengalaman belajar berupa video tutorial kepada siswa sebelum melakukan praktikum. Dari permasalahan-permasalaha tersebut, peneliti bermaksud mengembangkan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada matapelajaran Instalasi Penerangan Listrik.

Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE. Terdapat 5 langkah dalam model pengembangan ini yaitu: (1) Analysis, (2) Design, (3) Develop, (4) Implement, (5) Evaluate. Hasil penelitian ini adalah media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada matapelajaran Instalasi Penerangan Listrik. Media pembelajaran ini memiliki ekstensi “.exe” sehingga mudah dalam pengoperasiannya.

 

Untuk mengukur kelayakan media pembelajaran ini dilakukan uji validitas dan uji produk. Hasil dari analisa uji kelayakan berupa data dengan persentase uji validasi ahli media 84,2%, uji validasi ahli materi 88,33%, ujicoba perorangan 85,42%, ujicoba kelompok kecil 81,79% dan ujicoba kelompok besar 82,74%. Dari hasil tersebut, media pembelajaran sudah memenuhi kriteria sangat layak dan dapat digunakan dalam proses pembelajaran.