SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Studi Komparasi Minat Belajar, Hambatan Belajar, dan Motif Berprestasi pada Matakuliah Kecerdasan Buatan Mahasiswa Prodi S1 Pendidikan Teknik Informatika dan S1 Teknik Informatika Jurusan Teknik Elektro FT UM

Darojatun . Ni'mah

Abstrak


ABSTRAK

 

Ni'mah, Darojatun. 2017. Studi Komparasi Minat Belajar, Hambatan Belajar, dan aMotif Berprestasi pada Matakuliah Kecerdasan Buatan Mahasiswa Prodi S1 Pendidikan Teknik Informatika dan S1 Teknik Informatika Jurusan Teknik Elektro FT UM. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Wahyu Sakti Gunawan I., M.Kom, (II) M. Zainal Arifin, S.Si, M.Kom.

 

Kata kunci: komparasi, minat belajar, hambatan belajar, motif berprestasi

Hasil wawancara beberapa mahasiswa prodi S1 Teknik Informatika dan S1 Pendidikan Teknik Informatika yang sudah menempuh matakuliah Kecerdasan Buatan, diketahui bahwa kedua prodi memiliki hasil belajar yang berbeda. Rata-rata hasil belajar yang diperoleh mahasiswa prodi S1 Pendidikan Teknik Informatika angkatan 2013 cenderung kurang maksimal. Sedangkan kondisi ini berbalik dengan mahasiswa prodi S1 Teknik Informatika angkatan 2014, rata-rata hasil belajar yang diperoleh cenderung mendekati angka maksimal. Hal tersebut mungkin dikarenakan matakuliah Kecerdasan Buatan memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, atau karena perbedaan dosen pengampuh matakuliah. Dengan perbedaan hasil belajar tersebut, maka hal ini bisa dikaitkan dengan adanya perbedaan hambatan atau kesulitan belajar, minat belajar, serta perbedaan motif berprestasi mahasiswa kedua prodi.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa prodi S1 Teknik Informatika 2015 dengan jumlah 81 mahasiswa dan S1 Pendidikan Teknik Informatika angkatan 2014 dengan jumlah 206 mahasiswa, sehingga total populasinya adalah 287 mahasiswa. Dari jumlah populasi yang ada, kemudian jumlah masing-masing prodi dikalikan dengan 40%, maka diperoleh angka 33 untuk mahasiswa S1 Teknik Informatika dan angka 83 untuk mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Informatika. Sehingga total sampel yang digunakan sebanyak 116 mahasiswa dengan menggunakan teknik sample nonprobabilitas. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pedoman wawancara.

 

Hasil penelitian melalui uji perbedaan Independent Sample T-Test terbukti adanya perbedaan minat belajar yang signifikan pada matakuliah Kecerdasan Buatan antara mahasiswa prodi PTI dan TI, t(114) = 2,349; p(0,021) < 0,05. Mahasiswa prodi PTI (M= 75,29; SD= 14,564) memiliki minat belajar yang lebih tinggi dari mahasiswa prodi TI (M= 67,88; SD= 17,171) dengan selisih mean= 7,410. Ada perbedaan hambatan belajar matakuliah Kecerdasan Buatan antara mahasiswa prodi PTI dan TI, t(114) = -5,623; p(0,000) < 0,05. Mahasiswa prodi TI (M= 90,03; SD= 20,590) memiliki hambatan yang lebih tinggi dari mahasiswa prodi PTI (M= 67,72; SD= 18,740) dengan selisih mean= -22,307. Dan ada perbedaan motif berprestasi matakuliah Kecerdasan Buatan antara mahasiswa prodi PTI dan TI, t(114) = -8,316; p(0,000) < 0,05. Mahasiswa prodi TI (M= 70,85; SD= 12,158) memiliki motif berprestasi yang lebih tinggi dari mahasiswa prodi PTI (M= 51,49; SD= 10,960) dengan selisih mean= -19,355.