SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Implementasi Blended Learning dan E-Learning Terhadap Hasil Belajar Sistem Operasi Kelas X Teknik Komputer Jaringan SMK Negeri 1 Kota Kediri.

Nadia Firdaus Amelia

Abstrak


ABSTRAK

 

Amelia, Nadia Firdaus.2017. Pengaruh Implementasi Blended Learning dan E-Learning Terhadap Hasil Belajar Sistem Operasi Kelas X Teknik Komputer Jaringan SMK Negeri 1 Kota Kediri. Skripsi, Program Studi Pendidikan Teknik Informatika, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr.Ir.H.Syaad Patmanthara,M.Pd., (II) Muhammad Zainal Arifin,S.Si., M.Kom

 

Kata kunci : Metode, Blended Learning, E-learning, Hasil Belajar

Hasil observasi pada kelas X TKJ di SMK Negeri 1 Kota Kediri diperoleh hasil dalam proses belajar mengajar sekolah ini masih menggunakan metode pembelajaran ceramah yang membuat siswa mudah jenuh dan bosan, sehingga siswa kurang tertarik dalam mengikuti pelajaran dan menyebabkan keaktifan siswa untuk belajar berkurang. Pemilihan metode pembelajaran sangat menentukan kualitas pembelajaran. Salah satu metode pembelajaran yang sesuai di gunakan sebagai alternatif dalam proses pembelajaran materi Sistem Operasi. Pembelajaran Blended Learning merupakan metode pembelajaran yang memanfaatkan media E-Learning dan mengkombinasikan tatap muka untuk meningkatkan keaktifan siswa.

Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah quasi experimental dengan menggunakan desain penelitian Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel penelitian diambil dengan teknik purposive sampling. Sampel pada penelitian ini adalah kelas X-TKJ 1 (33 siswa) sebagai kelas eksperimen 1 dan X-TKJ 2 (33 siswa) sebagai kelas eksperimen 2. Kelas eksperimen 1 adalah kelas yang diajar menggunakan model blended learning yaitu kombinasi antara tatapmuka dengan online dan kelas eksperimen 2 adalah kelas yang diajar menggunakan model online. Instrumen penetilian terdiri dari instrumen penelitian dan pengukuran.

 

Dari perolehan data yang didapatkan, bahwa nilai posttest tertinggi kelas eksperimen 1 setelah diberi pengaruh menggunakan model pembelajaran Blended Learning yaitu 98,00 dan nilai terendah 54,00. Sedangkan kelas eksperimen 2 yang menggunakan model E-Learning mendapatkan nilai maksimum 90,00 dan nilai terendah 60,00. Dari data tersebut, dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh yang signifikan  pada kelas eksperimen 1 setelah diberikan treatment pembelajaran menggunakan model Blended Learning. Selain itu, setelah dilakukan uji-t hasil belajar diperoleh hasil nilai Sig. 2-tailed dengan perlakuan model blended learning dengan nilai signifikasi 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak. Sedangkan Sig. 2-tailed perlakuan model e-learning dengan nilai signifikasi 0,000< 0,05 maka H0 ditolak. Kesimpulan dalam penelitian menunjukan bahwa: (1) adanya kenaikan hasil belajar dengan perlakuan model blended learning; (2) adanya kenaikan hasil belajar dengan perlakuan model e-learning; dan (3)adanya perbedaan hasil belajar dengan perlakuan model blended learning dan e-learning Sig. 0,00