SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Kompetensi Belajar Sistem Operasi Dasar Dengan Menerapkan Model Numbered Head Together (NHT) Dan Think Pair Share (TPS) Pada Siswa Kelas X Multimedia Di SMK Negeri 10 Malang

Alvisah Nur Hidayah

Abstrak


ABSTRAK

 

Kompetensi belajar merupakan kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswasetelah menerima pengalaman belajarnya. Kemampuan-kemampuan tersebutmencangkup aspek pengetahuan, sikap dan keterampilan. Hasil belajar dapat dilihatmelalui kegiatan evaluasi yang bertujuan untuk mendapatkan data pembuktian yang akanmenunjukkan tingkat kemampuan siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran.Tujuannyaadalah (1) mendeskripsikan tingkat kompetensi belajar sistem operasi dasar kompetensidasar proses booting pada sistem operasi closed source dengan menggunakan modelNumbered Head Together (NHT) pada siswa kelas X Multimedia di SMK Negeri 10Malang, (2) mendeskripsikan tingkat kompetensi belajar sistem operasi dasar kompetensidasar proses booting pada sistem operasi closed source dengan menggunakan modelThink Pair Share (TPS) pada siswa kelas X Multimedia di SMK Negeri 10 Malang dan(3) menguji tingkat perbedaan kompetensi belajar sistem operasi kompetensi dasar prosesbooting pada sistem operasi closed source dasar dengan menggunakan model NumberedHead Together (NHT) dan Model Think Pair Share (TPS) pada siswa kelas X Multimediadi SMK Negeri 10 Malang.

Hasil belajar siswa dapat dinyatakan dengan diperoleh nilai dari tes yang diberikanoleh guru. Penilaian yang dilakukan dapat berupa tes tulis, tes wawancara, dan tespraktikum.Penelitian ini penting untuk dilakukan karena akan mengkaji tentang (1)penerapan pembelajaran terpadu model Numbered Head Together dan Think Pair Shareada mata pelajaran Sistem Opreasi Dasar,(2) meningkatkan partisipasi siswa dalam prosespembelajaran menggunakan model dan (3) strategi guru ketika siswa kesulitan belajar.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metodeeksperimen dan rancangan pretest- posttest control groub design Variabel bebas dalampenelitian ini adalah model NHT dan model TPS, variabel terikat ranah pengetahuan danranah keterampilan. Sampel penelitian terdiri dari 60 siswa. Analisis data dilalukan secarauji asusmsi, uji kedua sama rata dan uji hipotesis.

Hasil analisis pada penelitian ini kompetensi belajar siswa dengan menggunakan modeltermasuk baik. Hipotesis menunjukkan bahwa : (1) ada perbedaan yang signifikan padakompetensi belajar ranah pengetahuan menggunakan model Numbered Head Together(NHT) dan Think Pair Share (TPS) kelas X Multimedia di SMK Negeri 10 Malang dan(2) tidak ada perbedaan yang signifikan pada kompetensi belajar ranah pengetahuanmenggunakan model Numbered Head Together (NHT) dan Think Pair Share (TPS) kelasX Multimedia di SMK Negeri 10 Malang.

Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyarankan: (1) Guru produktif padasistem operasi dasar jurusan Multimedia SMK Negeri 10 Malang dapat menerapkanmodel pembelajaran Numbered Head Together (NHT) dan Think Pair Share (TPS)karena telah terbukti keberhasilannya dalam peningkatan kompetensi belajar ranahpengetahuan dan keterampilan dan (2) Guru produktif pada sistem operasi dasar jurusanMultimedia SMK Negeri 10 Malang dapat menerapkan model pembelajaran NumberedHead Together (NHT) dan Think Pair Share (TPS) pada pembelajaran bidang studi yanglain agar kompetensi belajar siswa dapat meningkatkan karena telah terbukti dan sesuaiketetapan kurikulum 2013 untuk menerapkan model pembelajaran berbasis saintifik.