SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Kerja (Work Based Learning) dengan Menggunakan Modul Praktikum pada Mata Pelajaran Pemrograman Dasar untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa Kelas X RPL 1 di SMKN 1 Banyuwangi.

nur eka andriani

Abstrak


ABSTRAK

 

Andriani, Nur Eka. 2017. Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Kerja (Work Based Learning) dengan Menggunakan Modul Praktikum pada Mata Pelajaran Pemrograman Dasar untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa Kelas X RPL 1 di SMKN 1 Banyuwangi. Skripsi, Program Studi Pendidikan Teknik Informatika, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Ir. H. Syaad Patmanthara, M.Pd., (II) M. Zainal Arifin, S.Si., M.Kom

Kata kunci : Model, Pembelajaran Berbasis Kerja, Kompetensi

Berdasarkan hasil observasi dan kolaborasi mengajar pada kelas X RPL 1 di SMK Negeri 1 Banyuwangi diperoleh informasi bahwa dalam proses belajar mengajar terutama pada saat praktikum masih menggunakan metode pembelajaran konvensional sehingga praktikum berjalan kurang baik, yang mengakibatkan nilai peserta didik 70%  masih dibawah KKM. Proses pembelajaran praktikum juga tidak terdapat acuan yaitu modul praktikum sehingga pada saat praktikum proses pembelajaran mengikuti instruksi dari guru padahal proses pembelajaran praktikum sangat berpengaruh pada kualitas kompetensi peserta didik. Salah satu model pembelajaran yang sesuai digunakan sebagai alternatif dalam membelajarkan materi Pemrograman Dasar adalah model pembelajaran khususnya praktikum yang berpusat kepada peserta didik. Pembelajaran berbasis kerja merupakan model pembelajaran berbentuk praktikum yang menekankan peningkatan kompetensi peserta didik yang akan berpengaruh pada kualitas kerjanya kelak.

Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart terdiri dari rencana, tindakan, observasi dan refleksi. Sampel penelitian ini adalah kelas X RPL 1 (33 peserta didik) dengan mata pelajaran Pemrograman Dasar.

Dari perolehan data yang didapatkan, bahwa kompetensi ranah kognitif pada siklus I sebesar 30,3% dan pada siklus 2 meningkat menjadi 81,8%. Pada kompetensi ranah psikomotorik siklus I didapatkan sebesar 42,4% kemudian pada siklus II meningkat menjadi 100%. Pada kompetensi ranah afektif siklus I sebesar 60,6% kemudian pada siklus II meningkat menjadi 97%. Dengan keterlaksanaan penerapan model pembelajaran sebesar 90,7%. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kompetensi peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran berbasis kerja.