SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Sistem Pembelajaran Blended Learning pada Matakuliah Grafika Komputer untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Mahasiswa di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang

Aman Maathoba

Abstrak


ABSTRAK

 

Maathoba, Aman. 2017. Pengembangan Sistem Pembelajaran Blended Learning pada Matakuliah Grafika Komputer untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Mahasiswa di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang. Skripsi, S1 Pendidikan Teknik Informatika, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Ir. H. Syaad Patmanthara, M.Pd. (II) Heru Wahyu Herwanto, S.T., M.Kom.

Kata Kunci    : blended learning, grafika komputer, web based learning, kemandirian belajar

Pada perkuliahan Grafika Komputer di Jurusan Teknik Elektro masih menggunakan modul praktikum sebagai bahan ajar yang menyebabkan kemandirian mahasiswa dalam belajar masih kurang dan mahasiswa juga masih belum dapat memahami materi-materi Grafika Komputer. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengembangkan sistem pembelajaran blended learning dan mengetahui tingkat kemandirian belajar mahasiswa dalam kegiatan belajar dengan menggunakan web based learning sebagai media pendukungnya.

Pada pengembangan sistem pembelajaran blended learning mengadaptasi model Dick dan Carey (2001) yang terdiri dari 10 tahapan, yaitu: (1) analisis kebutuhan untuk menentukan tujuan, (2) melakukan analisis pembelajaran, (3) menganalisis warga belajar dan lingkungannya, (4) merumuskan tujuan khusus, (5) mengembangkan instrumen penilaian, (6) mengembangkan strategi pembelajaran, (7) mengembangkan materi pembelajaran, (8) merancang dan mengembangkan evaluasi formatif, (9) merevisi pembelajaran, dan (10) mengembangkan evaluasi sumatif.

Hasil validasi sistem pembelajaran kepada ahli materi sebesar 97% dan ahli media sebesar 93%. Sedangkan rata-rata hasil uji coba kelayakan sistem pembelajaran diperoleh dari mahasiswa sebesar 86% sehingga dapat disimpulkan bahwa sistem pembelajaran yang dikembangkan sudah layak untuk digunakan. Dan hasil dari penerapan sistem pembelajaran blended learning yaitu terdapat peningkatan kemandirian belajar sebelum dan sesudah dilakukan kegiatan pembelajaran dengan kondisi awal sebesar 77%, blended learning (pertama) sebesar 79%, dan blended learning (kedua) sebesar 82%.