SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Interaksi Kemandirian Belajar Dan Penerapan Model PjBL Berbantuan Varian Media Pembelajaran Pengaruhnya Terhadap Hasil Belajar Simulasi Digital Pada Siswa Kelas X TKJ Di SMKN 2 Malang

Yahya Mulya Aditya

Abstrak


ABSTRAK

 

Aditya, Yahya Mulya. 2017. Interaksi Kemandirian Belajar Dan Penerapan Model PjBL Berbantuan Varian Media Pembelajaran Pengaruhnya Terhadap Hasil Belajar Simulasi Digital Pada Siswa Kelas X TKJ Di SMKN 2 Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Setiadi Cahyono Putro, M.Pd, M.T (II) Drs. Suwasono, M.T.

 

Kata kunci: Kemandirian, Project Based Learning (PjBL), Media Slide Projector, Media Audio Video, Hasil Belajar

Dari hasil observasi serta wawancara dengan guru mata pelajaran Simulasi Digital, ibu Rofiatus Solikhah menjelaskan bahwa kemandirian dan hasil belajar Simulasi Digital dari siswa X TKJ SMK Negeri 2 Malang belum mencapai KKM. Maka dari itu dilakukan penelitian ini untuk memperoleh metode yang sesuai untuk meningkatkan hasil belajar Simulasi Digital siswa TKJ di SMK Negeri 2 Malang.

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengungkap tingkat hasil belajar Simulasi Digital ranah kognitif; (2) mengungkap tingkat hasil belajar Simulasi Digital ranah psikomotorik; (3) mengungkap interaksi antara hasil belajar dengan tingkat kemandirian, model pembelajaran dan varian media pembelajaran; (4) mengungkap signifikansi perbedaan antara hasil belajar tingkat kemandirian tinggi dan rendah; dan (5) mengungkap salah satu perbedaan yang paling signifikan antara hasil belajar tingkat kemandirian tinggi dan rendah.

Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif true experiment design dengan pemberian tes berupa post test only group design. Sebelum melakukan penelitian dilakukan uji tingkat kemandirian terlebih dahulu dengan menggunakan angket kemandirian. Penelitian ini membedakan kemandirian tinggi dan kemandirian rendah dengan bantuan varian media pembelajaran berupa slide projector dan audio video. Instrumen pengukuran berupa angket kemandirian, tes kognitif dan rubrik observasi. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis menggunakan uji anova dua jalur dan uji post hoc.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat interaksi antara hasil belajar ranah kognitif dan psikomotorik tingkat kemandirian tinggi dan tingkat kemandirian rendah dengan probabilitas signifikansi 0,000 < 0,05, (2) terdapat perbedaan antara hasil belajar ranah kognitif dan psikomotorik tingkat kemandirian tinggi dan tingkat kemandirian rendah dengan probabilitas signifikansi 0,000 < 0,05 dengan nilai F pada ranah kognitif sebesar 24,332, sedangkan nilai F pada ranah psikomotorik sebesar 24,450. Dan (3) terdapat salah satu perbedaan yang paling signifikan pada ranah kognitif yaitu antara kelas slide projector kemandirian tinggi dan kelas audio video kemandirian rendah, sedangkan pada ranah psikomotorik yaitu antara kelas audio video kemandirian tinggi dan kelas slide projector kemandirian rendah. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan terdapat interaksi, perbedaan dan salah satu perbedaan yang signifikan antara hasil belajar ranah kognitif dan psikomotorik kelas kemandirian tinggi dan kelas kemandirian rendah berbantuan varian media pembelajaran.