SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Modul Digital Basis Data Bermuatan Project Based Learning untuk Menumbuhkan Kemandirian Belajar pada Siswa Kelas XI RPL SMKN 6 Malang

Rosario Adhytia Kurnia Rohman

Abstrak


ABSTRAK

 

Rohman, Rosario Adhytia Kurnia. 2017. Pengembangan Modul Digital Basis Data Bermuatan Project Based Learning Untuk Menumbuhkan Kemandirian Belajar Pada Siswa Kelas XI RPL SMKN 6 Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Setiadi C.P., M.Pd., M.T., (2) Triyanna Widiyaningtyas, S.T., M.T.

 

Kata kunci: pengembangan, modul, basis data, pjbl

Basis Data adalah matapelajaran wajib bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan Program Studi Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Matapelajaran ini menunjang siswa untuk mengatur sebuah data yang disimpan dalam media elektronis dan diolah sedemikian rupa agar dapat digunakan dengan efektif dan efisien. Berdasarkan hasil pengamatan diperolah informasi bahwa kegiatan pembelajaran masih berpusat pada guru dengan menggunakan metode ceramah di depan kelas. Media pembelajaran yang digunakan oleh guru untuk menyampaikan materi hanya menggunakan media papan tulis dan media powerpoint berbentuk teks dan gambar. Selain itu modul cetak atau buku ajar masih belum tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan Modul Digital Basis Data bermuatan Project Based Learning untuk menumbuhkan kemandirian belajar pada Siswa kelas XI RPL SMKN 6 Malang yang sudah di validasi dan (2) penerapan Modul Digital Basis Data bermuatan Project Based Learning yang sudah dikembangkan untuk menumbuhkan kemandirian belajar siswa secara terbatas.

Model penelitian yang digunakan adalah model penelitian ADDIE dengan lima tahap yaitu Analyze (analisis), Design (desain), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), dan Evaluation (evaluasi). Teknik pengujian yang digunakan menggunakan angket kepada ahli materi, ahli media, dan pengguna. Ahli materi melakukan validasi isi modul digital dan ahli media melakukan validasi modul digital sebagai media. Pengujian kepada pengguna dibagi menjadi dua tahap yaitu uji kelompok kecil (10 siswa) dan uji lapangan (30 siswa).

Hasil validasi ahli materi memperoleh skor rata-rata 3,47 dan hasil validasi ahli media memperoleh skor rata-rata 3,75. Sedangkan pengujian untuk kelompok kecil diperoleh skor rata-rata 3,70 dan uji lapangan diperoleh skor 3,67. Hasil kemandirian belajar siswa didapatkan jumlah data kategori tinggi dengan persentase 63,33% sebanyak 19 siswa, kategori sedang memiliki persentase 26,67% sebanyak 8 siswa, dan kategori nilai rendah dengan persentase 10% sebanyak 3 siswa dilihat dari frekuensi lapangan. Berdasarkan hasil validasi dan uji coba maka modul digital Basis Data dinyatakan layak untuk digunakan serta hasil kemandirian belajar siswa saat menggunakan modul Digital Basis Data tergolong kategori tinggi.