SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Ketercukupan Sarana Prasarana dan Sistem Informasi terhadap Motivasi Belajar Siswa Jurusan Teknik Informatika SMK Negeri Kota Tuban

Faradila Emma Fikrisa

Abstrak


ABSTRAK

 

Fikrisa, Faradila Emma. 2017. Pengaruh Ketercukupan Sarana Prasarana dan Sistem Informasi terhadap Motivasi Belajar Siswa Jurusan Teknik Informatika SMK Negeri Kota Tuban. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. H. Tri Atmadji S., M.Pd. (2) Yuni Rahmawati, S.T., M.T.

 

Kata Kunci: sarana dan prasarana, sistem informasi, motivasi belajar

Motivasi belajar merupakan dorongan intrinsik atau ekstrinsik dari siswa dalam menumbuhkan minat dan semangat untuk belajar. Dikatakan intrinsik jika motivasi tersebut muncul dari dalam diri siswa, misalnya bakat, semangat, dan kecerdasan. Sedangkan motivasi ekstrinsik muncul dari luar diri siswa, seperti kondisi lingkungan belajar siswa. Sekolah merupakan lingkungan belajar utama bagi siswa. Ketercukupan sarana dan prasarana sekolah dapat meningkatkan kualitas performansi siswa dalam upaya memperoleh informasi atau pengetahuan. Penerapan sistem informasi yang tepat di sekolah dapat memudahkan proses pembelajaran antara guru dengan siswa, karena belajar menjadi lebih fleksibel kapanpun dan dimanapun secara mandiri. 

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ketercukupan antara (1) sarana prasarana (X1) terhadap motivasi belajar (Y); (2) sistem informasi (X2) terhadap motivasi belajar (Y); serta (3) sarana prasarana (X1) dan sistem informasi (X2) terhadap motivasi belajar siswa Jurusan Teknik Informatika di SMK Kota Tuban (Y).

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah SMK Negeri di Wilayah Kota Tuban yang mempunyai Jurusan Teknik Informatika yaitu SMK Negeri 1 Tuban, SMK Negeri 3 Tuban, SMK Negeri 1 Singgahan, dan SMK Negeri 1 Tambakboyo sejumlah 810 siswa Sampel dalam penelitian ini sebanyak 261 siswa, dengan metode proportional random sampling sehingga setiap individu dalam populasi memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih menjadi anggota sampel dengan proporsi yang sama. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan instrumen kuesioner.

Hasil penelitian: (1) terdapat hubungan yang signifikan antara X1 dan Y, dimana nilai korelasi parsialnya (r1) sebesar 0,425 ; (2) terdapat hubungan yang signifikan antara X2 dan Y, dimana nilai korelasi parsialnya (r2) sebesar 0,410 ; (3) terdapat hubungan yang siginifikan antara X1 dan X2 terhadap Y dengan nilai (R) sebesar 0,486 nilai signifikansi 0,000 dan nilai  F sebesar 39,813. Sumbangan relatif X1 dengan Y sebesar 54% dan sumbangan relatif X2 terhadap Y sebesar 46%. Sedangkan sumbangan sumbangan efektif X1 dengan Y sebesar 13% dan sumbangan efektif X2 dengan Y sebesar 11%. Simpulan dari penelitian ini adalah (1) terdapat hubungan yang signifikan antara (X1) dan (Y); (2) terdapat hubungan yang signifikan antara (X2) dan (Y); dan ada hubungan yang signifikan antara (X1) dan (X2) dan secara simultan dengan (Y).

 

 

ABSTRACT

Fikrisa, Faradila Emma. 2017. The Adequacy’s Effect of Infrastructure and Information System to the Learning Motivation Student of Informatics Engineering Department in SMK Tuban. Thesis, Electrical Engineering Department, Faculty of Engineering, State University of Malang. Advisors: (1) Dr. H. Tri Atmadji S., M.Pd. (2) Yuni Rahmawati, S.T., M.T.

 

Keywords: infrastructure, information system, learning motivation

Learning Motivation is intrinsic or extrinsic encouragement of students to make an interest and enthusiasm for learning. It’s called intrinsic if motivation appears from self-awareness, such as talent, passion and intelligence. Whereas, extrinsic motivation appears from outside of the students, such as students' learning environment. School is the main learning environment for students. Goals of adequacy school infrastructure are to improve the student’s performance quality to obtain information or knowledge. Good implementation of information systems in schools make learning process easier, because learning become more flexible anytime, anywhere independently.

The purpose of this study was to determine the effect of adequacy between (1) infrastructure (X1) to learning motivation (Y); (2) information system (X2) to learning motivation (Y); and (3) infrastructure (X1) and information system (X2) to learning motivation student of Informatics Engineering Department in SMK Tuban Regency (Y).

This study used a descriptive correlational method. The population in this research is SMK of Tuban Regency that has Department of Informatics, such as SMK Negeri 1 Tuban, SMK Negeri 3 Tuban, SMK Negeri 1 Singgahan, dan SMK Negeri 1 Tambakboyo that is amount 810 students. While the research sample taken by proportional random sampling method, which about 261 responders. So, every student in the population has the same chance of being elected to the sample by the same proportion. The examination’s method used by descriptive analysis survey.

This study shows that: (1) there is a significant correlation between X1 and Y, where the value of partial correlation (r1) is 0,425; (2) there is a significant correlation between X2 and Y, where the value of partial correlation (r2) is 0,410; (3) there is a significant correlation between X1 and X2 to Y, where (R) is 0,486 with significance value of 0,000 and (F) is 39,813. Relative contribution of X1 is 54% and relative contribution of X2 to Y is 46%. Meanwhile, effective contribution X1 with Y are 13% and effective contribution of X2 with Y is 11%. The conclusion of this study; (1) there is a significant correlation between (X1) and (Y); (2) there is a significant correlation between the (X2) and (Y); and there is a significant correlation between (X1) and (X2) and simultaneously with (Y).