SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan antara Adversity Intelligence dan Persepsi Mahasiswa terhadap Profesi Guru dengan Kepercayaan Diri Menjadi Guru bagi Mahasiswa Program Studi S1 PTE Universitas Negeri Malang.

Gqlih Prihatiandy

Abstrak


ABSTRAK

 

Peningkatan mutu dan layanan pendidikan di Indonesia sangat penting dilakukan terutama dalam mempersiapkan calon guru yang mempunyai kompetensi dan kriteria yang layak. Sebagai mahasiswa yang dididik sebagai calon guru, sudah seharusnya memiliki kepercayaan diri untuk menjadi guru. Kepercayaan diri mahasiswa untuk menjadi guru dipengaruhi oleh adversity intelligence dan persepsi mahasiswa terhadap profesi guru. Dengan mengacu pada faktor-faktor tersebut, maka dilakukan penelitian yang berjudul “Hubungan antara Adversity Intelligence (X1) dan Persepsi Mahasiswa terhadap Profesi Guru (X2) dengan Kepercayaan Diri Menjadi Guru (Y) bagi Mahasiswa Program Studi S1 PTE Universitas Negeri Malang”. Tujuan dari penelitian ini untuk mengungkap hubungan secara parsial maupun simultan antara X1, X2 dengan Y.

Metode penelitian yang digunakan yaitu expose facto dengan rancangan penelitian kuantitatif korelasional. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa S1 PTE angkatan 2013 sejumlah 106 responden. Untuk mengungkap adanya hubungan antara variabel X1 dengan Y maupun X2 dengan Y menggunakan analisis data korelasi parsial. Sedangkan untuk mengungkap hubungan X1 dan X2 secara simultan dengan Y menggunakan regresi ganda. Semua analisa data tersebut dilakukan dengan berbantuan SPSS.

Hasil peneiltian diketahui: (1) Y dalam kategori yang tinggi; (2) X1 dalam kategori yang sangat tinggi; (3) X2 dalam kategori yang sangat baik; (4) koefisien korelasi parsial X1 dengan Y sebesar 0,636 (sig.: 0,000 < 0,05); (5) koefisien korelasi parsial X2 dengan Y sebesar 0,160 (sig.: 0,104 > 0,05); dan (6) nilai regresi ganda sebesar 0,765 dengan nilai F sebesar 72,873 (sig.: 0,000 < 0,05).

Dari hasil peneilitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa (1) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara X1 dengan Y; (2) terdapat hubungan positif tapi tidak signifikan antara X2 dengan Y; dan (3) terdapat hubungan positif dan signifikan antara X1 dan X2 dengan secara simultan.