SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Hasil Belajar Menggunakan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dan Model pembelajaran Inkuiri Terbimbingpada Mata Pelajaran Perakitan Komputer Siswa Kelas X SMK Negeri 1 Bondowoso

Violita Eka Fithri

Abstrak


ABSTRAK

 

Fithri, Violita Eka. 2016. Perbedaan Hasil Belajar Menggunakan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dan Model pembelajaran Inkuiri Terbimbingpada Mata Pelajaran Perakitan Komputer Siswa Kelas X SMK Negeri 1 Bondowoso.Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Informatika, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Ir. H. Syaad Patmanthara, M.Pd, (II) M. Zainal Arifin, S.Si., M.Kom.

 

Kata Kunci: Hasil Belajar,Project Based Learning, Inkuiri Terbimbing

Dalam penelitian ini terdapat beberapa permasalahan yang terjadi. Permasalahan tersebut antara lain, siswa cenderung mengalami kesulitan dalam hal pemahaman materi, nilai hasil belajar yang diperoleh siswa selama ini masih rendah jauh dibawah KKM, dan selama proses kegiatan pembelajaran guru tidak dapat menarik minat siswa terhadap pelajaran tersebut sehingga berdampak pada aktifitas siswa selama proses pembelajaran. Penelitian ini diakukan untuk memperoleh gambaran tentang peningkatan hasil belajar siswa dan untuk membandingkan perbedaan hasil belajar antara siswa yang menggunakan model pembelajaran  Project Based Learning (PjBL) dengan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing.

Pada penelitian ini rancangan penelitiannya bertipe Nonequivalent Control Group yaitu pada rancangan ini kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol tidak dipilih secara random.Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X jurusan TKJ SMKN 1 Bondowoso tahun ajaran 2015/2016 dan sampelnya adalah 67 siswa yang terbagi dalam 2 kelas yaitu kelas X TKJ-1 dan X TKJ-2. Kelas yang dalam proses pembelajarannya menggunakan model pembelajaran Project Based Learning  (PjBL) merupakan kelas eksperimen (TKJ-1) dan kelas yang menggunakan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing merupakan kelas kontrol (TKJ-2). Kedua kelas tersebut diberi soal pretest dan postest dengan soal yang sama pada tiap pertemuan.

Adanya perbedaan antara hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (kelas eksperimen) dan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing(kelas control). Hal ini dapat dilihat dari rata-rata hasil belajar siswa yang diperoleh, hasil belajar kelas eksperimen pertemuan pertama adalah 76,2 dan pertemuan dua adalah 80,7, sedangkan hasil belajar kelas kontrol pertemuan pertama adalah 74,1 dan pertemuan kedua adalah 74,4. Dari rata-rata nilai hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol dapat disimpulkan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan nilai rata-rata kelas kontrol.