SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Penerapan Model Pembelajaran Think Pair Share dan Direct Instruction Terhadap Hasil Belajar dan Keaktifan Siswa Pada Mata Pelajaran Pemograman Web Kelas XI SMK Negeri 12 Malang

Nurul Priastuti

Abstrak


ABSTRAK

 

Priastuti, Nurul.2017. Perbedaan Penerapan Model Pembelajaran Think Pair Share dan Direct Instruction Terhadap Hasil Belajar dan Keaktifan Siswa Pada Mata Pelajaran Pemograman Web Kelas XI SMK Negeri 12 Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Ir. H. Syaad Patmanthara, M.Pd., (2) Dyah Lestari, S.T., M.Eng.

 

Kata Kunci: Think Pair Share, Direct Instruction, Hasil Belajar, Keaktifan Siswa

Pembelajaran di kelas umumnya dilaksanakan hanya tergantung pada guru melalui Direct Instruction menyampaikan sejumlah informasi/materi pelajaran yang sudah disusun secara sistematis mengkondisikan peserta didik dalam tingkat partisipasi yang rendah, hal ini berakibat pada tidak optimalnya pemusatan perhatian pada kemampuan yang harus dikuasainya. Termasuk juga aktivitas belajar yang kurang menantang peserta didik untuk melakukan kerja yang maksimal. Sehingga dalam penelitian ini, diterapkan pembelajaran Think Pair Share (TPS) untuk mengembangkan keaktifan dan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan perbedaan penerapan model pembelajaran Think Pair Share dan Direct Instruction pada Mata Pelajaran Pemograman Web dengan kompetensi dasar memahami dasar-dasar pemograman berbasis web. Model pembelajaran Think Pair Share (TPS) merupakan salah satu metode pembelajaran kooperatif yang dapat meningkatkan partisipasi siswa dan merangsang siswa untuk berpikir tingkat tinggi serta mengembangkan kontrol terhadap kemampuan siswa.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Quasi experiment dengan pola Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel yang digunakan yaitu kelas XI MM 1 sebagai kelas eksperimen yang diberi perlakuan menggunakan model pembelajaran Think Pair Share dan kelas XI MM 2 sebagai kelas kontrol yang diberi perlakuan menggunakan model Direct Instruction. Teknik analisis data menggunakan uji hipotesis dengan metode uji-t dua pihak untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan aspek pengetahuan, sikap, keterampilan, dan keaktifan siswa kelas eksperimen dan kontrol serta menggunakan uji anova dua jalur untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan aspek pengetahuan, sikap, keterampilan berdasarkan keaktifan tinggi dan rendah.

Hasil dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa: (1) ada perbedaan aspek pengetahuan, sikap, keterampilan, dan keaktifan siswa kelas eksperimen dan kontrol, hal ini dibuktikan dari nilai sig. (0,000)0,05 pada uji anova dua jalur. Penelitian ini menyimpulkan penerapan model pembelajaran Think Pair Share menunjukkan hasil belajar dan keaktifan siswa yang lebih besar dibandingkan dengan model Direct Instruction.