SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Modul Digital Interaktif Berbasis EPUB Pada Mata Pelajaran Pemrograman Dasar Kelas X Program Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak di SMK Negeri 6 Malang

Lingga Suliana

Abstrak


Mata Pelajaran Pemrograman Dasar dalam struktur Kurikulum 2013 masuk dalam kategori C1. Sehingga sangat penting bagi siswa RPL untuk memperoleh dasar dan logika pemrograman yang kuat melalui sumber belajar yang memadai dan mudah di akses, karena Mata Pelajaran ini erat kaitannya dengan Mata Pelajaran lain yang akan di tempuh pada jenjang selanjutnya. Namun, sumber belajar yang saat ini digunakan siswa RPL di SMKN 6 Malang hanya mengandalkan demonstrasi materi yang disampaikan oleh guru. Minimnya sumber belajar tersebut menjadi salah satu penyebab rendahnya pengetahuan awal yang dimiliki siswa. Sehingga selama proses pembelajaran siswa cenderung pasif dan kurang antusisas. Oleh karena itu, perlu untuk mengembangkan sumber belajar berupa modul digital berbasis EPUB yang dikemas secara interaktif guna meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa.

Penelitian dan pengembangan ini mengacu pada model pengembangan ADDIE. Terdapat lima tahapan yang harus dilalui yaitu (1) analisis, (2) desain, (3) pengembangan, (4) implementasi, (5) evaluasi. Pengumpulan data dilakukan pada tahap imlementasi menggunakan angket dengan skala likert yang ditujukan kepada 1 ahli media, 2 ahli materi, dan calon pengguna yaitu siswa kelas X RPL yang terdiri dari 10 siswa untuk uji coba kelompok kecil dan 30 siswa untuk uji coba lapangan. Data yang diperoleh kemudian di analisis dengan teknik analisis deskriptif guna menentukan tingkat kelayakan modul digital yang dikembangkan.

Tingkat kelayakan modul digital Pemrograman Dasar yang diperoleh dari hasil validasi para ahli dan siswa antara lain: (1) ahli media menyatakan produk ini layak digunakan dengan perolehan persentase 87.04% untuk modul digital pegangan guru dan pegangan siswa. (2) ahli materi menyatakan produk ini layak digunakan dengan perolehan persentase 93.75% untuk modul digital pegangan guru dan 93.18% untuk modul digital pegangan siswa. (3) responden pada uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan menyatakan produk ini layak digunakan dengan perolehan masing-masing 89.07% dan 94.17%. Berdasarkan hasil yang telah dipaparkan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa modul digital Pemrograman Dasar dinyatakan layak dan dapat diimplementasikan dalam pembelajaran sebagai pedoman bagi siswa maupun guru.