SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Mobile Braille Touch (MBT) : Pengembangan Aplikasi Media Belajar Huruf Braille Berbasis Android untuk Penyandang Tunanetra

Mohammad Rizky Kurniawan

Abstrak


Terdapat beberapa permasalahan utama yang dialami penyandang tunanetra dalam proses belajar huruf Braille yakni lupa terhadap kombinasi titik huruf Braille,  media papan petak (Brailtex) tidak dapat dipakai secara mobile dan paku tumpul yang digunakan rawan hilang. Permasalahan lain yakni jari pengguna sering tertusuk dan salah lubang ketika menggunakan media reglet untuk menulis. Fenomena lain yang patut disoroti adalah keakraban penyandang tunanetra terhadap Smartphone berbasis Android. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka akan dikembangkan sebuah aplikasi media belajar huruf Braille yakni Mobile Braille Touch (MBT) bagi penyandang tunanetra untuk membantu belajar dan mengingat struktur huruf Braille. Aplikasi ini diciptakan pada perangkat Smartphone berbasis Android agar dapat digunakan kapanpun dan dimanapun tanpa membutuhkan peralatan tambahan.

Pengembangan aplikasi MBT menggunakan model penelitian ADDIE dengan tahapan terdiri dari  Analysis, Design, Development or Production, Implementation or Delivery, dan Evaluation. Pada tahapan evaluation dilakukan uji validasi ahli materi, validasi ahli media, dan uji coba pengguna untuk mengetahui kelayakan dari media belajar MBT. Selain itu dilakukan pengukuran text entry evaluation terhadap desain Virtual Braille Keypad guna mengukur kecepatan, akurasi, dan keefektifan dari desain Virtual Braille Keypad.

Aplikasi media belajar MBT memiliki keluaran beru­pa audio dan visual. Aplikasi MBT ini memiliki fitur seperti belajar, latihan, menulis, terjemah, bantuan, pengaturan dan hitung kecepatan menulis. Materi yang diajarkan dalah materi huruf Braille abjad, angka, tanda baca, tanda komposisi, huruf dobel, kata, dan kalimat. Hasil uji validasi ahli materi sebesar 92,18%, validasi ahli media sebesar 96,71%, uji coba pengguna kelas kecil sebesar 80,59%, dan uji coba pengguna kelas besar sebesar 86,36%. Berdasarkan  hasil uji validasi tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran huruf Braille dinyatakan sangat valid dan layak untuk digunakan. Sedangkan hasil Text Entry Evaluation berupa nilai kecepatan dalam bentuk Word  per Minute (WPM) sebesar 5,05, nilai akurasi dalam bentuk MSD Error Rate sebesar 4,90, dan nilai keefektifan dalam bentuk Keystroke per Character (KSPC) sebesar 1.08. Jika dibandingkan dengan desain tipe keypad layout lain yang sama yakni desain keypad yang dikembangkan oleh Joao Oilveria (2011) dengan nilai WPM sebesar 1,45 dan MSD Error Rate sebesar 9,7 maka desain Virtual Braille Keypad mempunyai nilai Text Entry Evaluation yang lebih baik.