SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Web Pada Mata Pelajaran Administrasi Server Pada Kelas XII TKJ di SMK Islam Batu

ervan arisdianto

Abstrak

Berita update - harianwartawan surat kabar nasional - beritareportaseharian berita terkini - harianberitaterkini informasi terbaru - informasiberitaharian berita hari ini - wartawanhariini berita kriminal - kriminalharian

Pembelajaran menggunakan media pembelajaran berbasis web pada materi administrasi server yang diterapkan di SMK bertujuan untuk mencari solusi dari permasalahan. Permasalahan yang dimaksud sebagai berikut : (1) sumber belajar yang digunakan adalah buku dan e-book (.pdf), dimana belum terdapat animasi, kuis evaluasi dan simulasi yang mendukung pemahaman siswa terhadap materi, sehingga hasil belajar siswa tidak maksimal; (2) siswa hanya dapat mempelajari buku yang disediakan pada waktu disekolah saja, pada saat ada tugas rumah atau ingin mengulang materi yang telah disampaikan atau dipelajari disekolah siswa tidak memiliki buku panduan, sehingga hasil belajar siswa tidak maksimal; (3) Di SMK Islam Batu terdapat fasilitas internet yang belum dimanfaatkan dengan maksimal, dengan adanya internet siswa dapat mencari sumber belajar tambahan yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa; (4) karakteristik siswa TKJ kelas XII menggunakan gaya belajar visual dan kinestetik, yang berlawanan dengan cara penyampaian materi dengan menggunakan metode ceramah di mana proses pembelajaran yang berpusat pada Guru sehingga membuat siswa tidak dapat mengeksplorasi diri.

Pengembangan yang diterapkan dalam penelitian ini menggunakan model ADDIE yang terdiri dari 4 tahap pengembangan yaitu Analysis, Design, Development, dan Implementation, yaitu analisis, desain, pengembangan, dan implementasi. Selanjutnya dilakukan ujicoba produk dan pengumpulan data menggunakan instrument angket. Media pembelajaran administrasi server berbasis web ini akan diujicoba kepada ahli materi, ahli media, 10 siswa SMK, dan 28 siswa SMK.

Produk yang dihasilkan pada pengembangan ini berupa media pembelajaran berbasis web. Setelah dilakukan analisis data diperoleh hasil persentase kelayakan media dari ahli media sebesar 89%, ahli materi sebesar 94%, dan ujicoba kelompok kecil sebesar 89,2%, dan uji coba kelompok besar sebesar 90,6%. Berdasarkan kriteria kelayakan menurut Akbar, media pembelajaran dinyatakan sangat valid dan layak (dapat digunakan tanpa revisi) karena telah mencapai kriteria kelayakan lebih dari 85,01%.