SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar pada Mata Pelajaran Instalas MotoriListrik Siswa Kelas XI Jurusan Listrik SMK Muhammadiah Gondanglegi.

Achmad Zainudin

Abstrak

Berita update - harianwartawan surat kabar nasional - beritareportaseharian berita terkini - harianberitaterkini informasi terbaru - informasiberitaharian berita hari ini - wartawanhariini berita kriminal - kriminalharian

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di kelas XI Listrik SMK Muhaamadiah 7 Gondanglegi, diketahui bahwa kegiatan pembelajaran kurang terlaksana dengan baik. Pada saat kegiatan pembelajaran Instalasi Motor Listrik siswa terlihat mengantuk dan bosan. Dari 43 siswa dikelas XI Listrik, hanya sekitar lima sampai sembilan siswa yang aktif mengikuti proses pembelajaran. Hasil belajar siswa rendah yaitu hanya 21 siswa yang mendapat nilai diatas KKM sebesar 70. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka perlu dilakukan penelitian tentang penerapan pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Salah satu tindakan perbaikan adalah dengan penerapan model Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas XI Listrik SMK Muhammadiah 7 Gondanglegi.  Penelitian ini mengacu pada model penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 3 siklus tindakan. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini yaitu siswa kelas XI Listrik semester genap tahun ajaran 2015-2016 SMK Muhammadiah 7 Gondanglegi yang berjumlah 43 siswa. Dalam penelitian ini data yang diperoleh berupa aktivitas dan hasil belajar siswa serta data pendukung berupa aktivitas guru. Hasil penelitian belajar untuk ranah pengetahuan menunjukkan penerapan model problem based learning memiliki rata-rata 66.00 dengan persentase ketuntasan siswa 53.49% pada siklus I, selanjutnya rata-rata 75.93 dengan persentase ketuntasan siswa 79.10% pada siklus II, dan rata-rata 78.60 dengan persentase ketuntasan 100%. Untuk persentase hasil belajar ranah sikap menunjukkan nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 72.96 pada siklus I, 79.36 pada siklus II dan 88.95. Sedangkan rata-rata hasil belajar ranah keterampilan  meningkat disetiap siklusnya sebesar 70.15 pada siklus I, 77.71 pada siklus II dan 87.60 pada siklus III. Aktivitas yang dinilai adalah kegiatan visual, lisan, mendengarkan, menulis, menggambar, metrik, mental dan emosional. Aktivitas siswa meningkat dari rata-rata semua indikator dari 73.40% siklus I, 79.72% pada siklus II dan 85.86% pada siklus III.