SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining Terhadap Hasil Belajar Siswa Jurusan Teknik Komputer Jaringan Kelas XI Pada Matapelajaran Pemrograman Web di SMKN 1 Blitar

Apresilia Dwi Kusuma

Abstrak


ABSTRAK

Kusuma, Apresilia Dwi.2016. Pengaruh Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining Terhadap Hasil Belajar Siswa Jurusan Teknik Komputer Jaringan Kelas XI Pada Matapelajaran Pemrograman Web di SMKN 1 Blitar. Skripsi, Program Studi Pendidikan Teknik Informatika, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr.Ir.H.Syaad Patmanthara, M.Pd., (II) Triyanna Widiyaningtyas, S.T., M.T

Kata kunci : Metode, Student Facilitator and Explaining, Hasil Belajar

Berdasarkan hasil observasi pada kelas XI TKJ di SMK Negeri 1 Blitar diperoleh informasi bahwa dalam proses belajar mengajar sekolah ini masih menggunakan metode pembelajaran ceramah dan demonstrasi sehingga siswa kurang tertarik dalam mengikuti pelajaran dan pada akhirnya menyebabkan keaktifan siswa untuk belajar berkurang. Pemilihan metode pembelajaran sangat menentukan kalitas pembelajaran. Salah satu metode pembelajaran yang sesuai digunakan sebagai alternatif dalam membelajarkan materi Pemrograman Web adalah metode pembelajaran yang berpusat pada siswa. Pembelajaran Student Facilitator And Explaining merupakan metode pembelajaran yang menekankan pada peningkatan kemampuan siswa dalam menganalisa dan berfikir kritis.

Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah true experimental dengan  menggunakan desain penelitian Randomized Subject, Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel penelitian diambil dengan teknik purposive sampling. Sampel pada penelitian ini adalah kelas XI- TKJ 1 (34 siswa) sebagai kelas eksperimen dan XI-TKJ 2 (34 siswa) sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen adalah kelas yang diajar menggunakan model student facilitator and explaining dan kelas kontrol adalah kelas yang diajar menggunakan model ceramah, demonstrasi, penugasan. Instrumen penelitian terdiri dari instrumen penelitian dan pengukuran.

Dari perolehan data yang didapatkan, bahwa nilai postest tertinggi kelas eksperimen setelah diberi pengaruh menggunakan model pembelajaran SFAE yaitu 95,00 dan nilai terendah 77,5. Sedangkan kelas kontrol yang menggunakan metode ceramah mendapatkan nilai maksimum 85,5 dan nilai terendah 65. Dari data tersebut, dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada kelas eksperimen setelah diberikan treatment pembelajaran menggunakan metode Student Facilitator And Explaining. Selain itu, setelah dilakukan uji-t hasil belajar diperoleh hasil t_hitung=  1,387 dan  hasil t_tabel = 1,996 maka H_0 ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar pada kelas eksperimen yang diberi metode SFAE dengan kelas kontrol yang menggunakan metode ceramah, demonstrasi, dan penugasan