SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Modul Interaktif Pada Mata Pelajaran Simulasi Digital Kelas X Jurusan Teknik Komputer Dan Jaringan SMK Negeri 1 Pasuruan

Dyah Ayu Langening Tyas

Abstrak


Langening Tyas, Dyah Ayu. 2016. Pengembangan Bahan Ajar Modul Interaktif Pada Mata Pelajaran Simulasi Digital Kelas X Jurusan Teknik Komputer Dan Jaringan SMK Negeri 1 Pasuruan. Skripsi. Pendidikan Teknik Informatika. Jurusan Teknik Elektro. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Puger Honggowiyono, M.T., (II) Didik Dwi Prasetya, S.T., M.T.

Kata Kunci: pengembangan, bahan ajar, modul interaktif, simulasi digital

Mata pelajaran Simulasi Digital adalah mata pelajaran pengganti KKPI dalam penerapan Kurikulum 2013. Berdasarkan hasil observasi di SMK Negeri 1 Pasuruan program keahlian Teknik Komputer dan Jaringan, ketertarikan siswa untuk mempelajari Simulasi Digital masih sangat rendah. Dibuktikan dengan persentase siswa yang mampu memenuhi standart kelulusan minimum hanya sebesar 5%. Hal ini disebabkan karena bahan ajar yang saat ini digunakan kurang menarik dalam mempelajari Simulasi Digital sebab siswa hanya dapat mencatat penjelasan guru dari slide presentasi. Tujuan dari pengembangan bahan ajar ini adalah untuk menyediakan bahan ajar Simulasi Digital yang menarik minat siswa berupa modul digital interaktif yang memuat konten teks, gambar, animasi, dan video serta dilengkapi dengan evaluasi untuk mendukung proses pembelajaran.

Model pengembangan bahan ajar yang digunakan yaitu model penelitian dan pengembangan modul Pustekkom Depdiknas (Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Departemen Pendidikan Nasional). Model pengembangan Pustekkom Depdiknas terdiri dari 7 tahapan, yaitu: (1) Bedah Kurikulum, (2) Identifikasi Media, (3) Pengembangan Naskah, (4) Produksi, (5) Penyempurnaan, (6) Uji Coba, (7) Revisi. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket untuk validator dan subjek uji coba serta pre test dan post test.

Berdasarkan hasil analisa data yang dilakukan, didapatkan persentase hasil akhir validasi oleh ahli materi sebesar 98% dan ahli media 98%. Hasil uji coba kelompok kecil sebesar 91,2% dan hasil uji coba kelompok besar sebesar 92,5%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil pengembangan modul interaktif Simulasi Digital secara keseluruhan dinyatakan sangat valid dan dapat digunakan tanpa revisi. Selain itu, pada uji coba kelompok kecil memiliki rata-rata nilai pre test sebesar 45,6 dan rata-rata nilai post test 93,9. Sedangkan uji coba kelompok besar memiliki rata-rata nilai pre test sebesar 50,7 dan rata-rata nilai post test sebesar 97,1%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa modul interaktif Simulasi Digital yang dikembangkan ini dapat menarik minat belajar siswa sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X Teknik Komputer dan Jaringan dalam pembelajaran Simulasi Digital.