SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Modul Ajar Tentang Pelaksanaan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Kelas X Di SMK Negeri 1 Kepanjen Kabupaten Malang.

Muhammad Noval Habiby

Abstrak


Pada penelitian dan pengembangan yang akan dilakuan adalah pengembangan bahan ajar berbentuk modul diharapkan memudahkan siswa untuk memahami materi pembelajaran. Dalam pengembangan modul ajar tentang kesehatan dan keselamatan kerja diharapkan pembelajaran menjadi baik dan prestasi siswa lebih meningkat. Modul ialah bahan belajar yang dirancang secara sistematis berdasarkan kurikulum dan dikemas dalam bentuk satuan pembelajaran terdiri dari 3 bagian yaitu modul untuk guru dan modul untuk siswa. Pengembangan ini bertujuan untuk: (1) merancang modul ajar kesehatan dan keselamatan kerja, (2) mengembangkan bahan ajar modul mata pelajaran kesehatan dan keselamatan kerja untuk mendukung proses pembelajaran kelas X program keahlian TEI tingkat SMK dan, (3) mengetahui tingkat kelayakan modul sebagai media pembelajaran kesehatan dan keselamatan kerja kelas X SMK Negeri 1 Kepanjen.

Pengembangan ini menggunakan metode pengembangan Sadiman. Langkah-langkah penggunaan metodenya yakni: (1) identifikasi kebutuhan, (2) perumusan tujuan, (3) perumusan butir-butir materi, (4) perumusan alat pengukur keberhasilan, (5) penulis naskah media, (6) tes/ uji coba, (7) revisi dan, (8) Naskah siap diproduksi. Hasil dari penelitian ini yaitu berupa modul ajar tentang kesehatan dan keselamatan kerja.

Uji coba ditujukan kepada ahli media dan ahli materi serta siswa kelas X jurusan elektronika industri, di SMK Negeri 1 Kepanjen, Kabupaten Malang. Uji coba dilaksanakan untuk mengetahui tingkat kelayakan dari Modul ajar yang dibuat. Hasil uji coba dari ahli media didapatkan persentase tingkat kelayakan sebesar 91,6%, uji coba dari ahli materi didapatkan persentase tingkat kelayakan sebesar 91,1%, uji coba produk oleh 10 responden didapatkan persentase tingkat kelayakan sebesar 89,4%, uji coba pemakaian oleh 30 responden didapatkan persentase tingkat kelayakan sebesar 90,9%.Berdasarkan hasil uji coba, produk modul kesehatan dan keselamatan kerja dikategorikan sangat layak untuk media pembelajaran pada teknik kesehatan dan keselamatan kerja di SMK Negeri 1 Kepanjen, Kabupaten Malang.