SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

RANCANG BANGUN SISTEM VOIP PADA UPT SMK NEGERI 1 PASURUAN

Mochamad Lukman

Abstrak


ABSTRAK

Lukman, Mochamad. 2009. Rancang Bangun Sistem VoIP pada UPT SMK Negeri 1 Pasuruan. Tugas Akhir Program Studi Tekhnik Elektro, Program Ahli Madya, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (Heru Wahyu Herwanto, S.T. M.Kom, Drs. Suwasono, M.T.)

 

Kata Kunci : VoIP (Voice over Internet Protocol)

 

Seiring perkembangan teknologi yang semakin canggih, khususnya di bidang teknologi informasi dan komunikasi memungkinkan untuk dapat saling bertukar informasi dan data, baik berupa gambar, video atau melewatkan jalur suara melalui jaringan komputer yang biasa disebut VoIP (Voice Over Internet Protocol).  Layanan internet Jardiknas yang tersedia pada UPT SMK Negeri 1 Pasuruan sekaligus sebagai ICT Center Kota Pasuruan dapat digunakan sebagai alternatif untuk melakukan komunikasi suara yaitu dengan memanfaatkan teknologi VoIP.

Dalam pembangunan sistem VoIP ini penulis akan membahas lebih rinci mengenai bagaimana merancang Sistem VoIP, mengkonfigurasi VoIP Server, dan mengkonfigurasi VoIP Client.  Langkah pertama dengan menginstall VoIP Server Asterisk@Home 2.8, Konfigurasi IP Address pada VoIP Server, konfigurasi modul Asterisk, pembuatan SIP Extension, dan konfigurasi Video Call.  Langkah kedua yaitu menginstall aplikasi X-Lte 3.0 pada VoIP Client dan registrasi VoIP Client pada VoIP Server.  Dari langkah-langkah tersebut, dapat dihasilkan sistem VoIP dapat digunakan sebagai jalur komunikasi lokal antar ruang di lingkungan UPT SMK Negeri 1 Pasuruan, baik komunikasi audio mupun video call melalui koneksi internet Jardiknas yang telah ada.

Kesimpulan yang dapat diambil dari perancangan dan hasil pengujian adalah jaringan VoIP dengan Sistem Operasi Asterisk@Home 2.8 sebagai Aplikasi VoIP Server dan X-Lite 3.0 sebagai Aplikasi VoIP Client, dapat digunakan sebagai jalur komunikasi lokal di lingkungan UPT SMK Negeri 1 Pasuruan, baik komunikasi audio maupun video call dengan jumlah VoIP Client yang telah teregister ke VoIP Server berjumlah 10 Client dengan batas maksimal 252 Client sesuai dengan subnet pada jaringan yang telah dibangun.  Dengan melihat hasil yang dicapai, untuk pengembangan lebih lanjut di sarankan dapat dilakukan analisis performansi VoIP dengan VoIP monitoring yang baik, dan dapat dilakukan komunikasi ke PSTN atau seluler, serta  adanya koneksi internet dengan kapasitas bandwith yang memadai agar komunikasi yang dilakukan menghasilkan suara yang jernih tanpa adanya jitter dan delay yang signifikan.

  


Teks Penuh: DOC PDF