SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2007

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Otomatisasi Mesin Penetas Telur Berbasis Mikrokontroler dengan Aplikasi Sensor Suara, LCD dan Alarm

Yanuar Ghita T.N.S

Abstrak


ABSTRAK

 

Ghita, Yanuar T.N.S. Otomatisasi Mesin Penetas Telur Berbasis Mikrokontroler dengan Aplikasi Sensor Suara, LCD dan Alarm. Proyek Akhir, Jurusan Teknik Elektro, Program Studi D3 Teknik Elektronika, Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Heru Wahyu Herwanto, S.T., M.Kom., (II) Dyah Lestari, S.T.,M.Eng.

Kata Kunci : Mikrokontroler, Mesin Penetas, Sensor Suara, LCD, dan Alarm.

 

                Mesin penetas telur merupakan mesin yang berfungsi untuk mengambil alih tugas mengerami dari seekor induk ayam dalam mengerami telur-telur yang dibuahi dari hasil persilangan atau perkawinan dengan pejantan. Mesin penetas yang ada bekerja dalam pengontrolan suhu, pembalikan rak telur, tetapi tidak menggunakan sistem penginformasian telur yang telah menetas.

Perencanaan otomatisasi mesin penetas telur berbasis mikrokontroler dengan aplikasi sensor suara, LCD dan alarm ini menggunakan unit kontrol sistem (ATMEGA8), unit pendeteksi ayam (sensor suara), unit pendetaksi suhu (LM35), unit pembalik rak telur (driver motor stepper)dan unit penginformasi (LCD M1632 dan Alarm). Alat ini menggunakan sensor suara sebagai pendeteksi suara ayam yang telah menetas, dan mikrokontroler ATMEGA8 sebagai pengendali utama keseluruhan rangkaian dengan menggunakan bahasa C sebagai programnya. Sensor suhu LM35 digunakan untuk mendeteksi perubahan suhu dalam mesin penetas. LCD dan alarm digunakan sebagai alat penginformasi telur yang telah menetas.

Pengujian pada unit pendeteksi suhu (LM35), sensor dapat berfungsi dengan baik walaupun masih terdapat sedikit kesalahan dalam  menerjemahkan suhu. Pengujian pada unit pendeteksi ayam (sensor suara), frekuensi suara yang diterima oleh sensor suara mampu direspon dengan baik oleh tone decoder.  LCD mampu menampilkan data berupa hari, waktu, suhu, dan menginformasikan ayam yang menetas. Driver motor stepper mampu bekerja sesuai dengan hari yang ditentukan, serta mampu membalik rak telur 3 (tiga) kali dalam sehari. Operasi keseluruhan alat bekerja sesuai dengan perencanaan.

Kesimpulan yang dapat diambil dari hasil pengujian adalah sebagai berikut: (1) suhu dalam mesin penetas adalah 38,33oC, 38,89oC, 39,45oC, 40,00oC, 40,56oC; (2) pembalikan rak telur dilakukan 3 (tiga) kali dalam sehari dan beroperasi sesuai dengan hari yang ditentukan; (3) frekuensi suara yang terdeteksi condenser akan dicocokkan dengan frekuensi suara pada tone decoder, dan jika tone decoder berlogika 1 berarti ada ayam yang menetas; (4) LCD mampu menampilkan data yang berupa hari, waktu, suhu, dan informasi ayam yang menetas.

 

 

 

 

 

 

 


Teks Penuh: DOC PDF