SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

pengembangan media pembelajaran membaca dan berhitung untuk anak usia dini di taman kanak-kanak kartika IV-27 Trenggalek

halla puspaning palupi

Abstrak


ABSTRAK

 

Palupi, Halla Puspaning. 2013. Pengembangan Media Pembelajaran Membaca dan Berhitung untuk Anak Usia Dini di Taman Kanak-kanak Kartika IV- 27 Trenggalek. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Ir. H. Syaad Patmanthara, M.Pd., (II) Ahmad Fahmi, S.T, M.T.

 

Kata Kunci: Pengembangan, Media Pembelajaran, Membaca, Berhitung.

Pada dasarnya anak usia dini memiliki karakteristik dalam perkembangan dan belajarnya, serta memiliki potensi untuk belajar. Di mana anak lebih menyukai pembelajaran visual seperti guru memutarkan video dan  menunjukkan gambar-gambar bergerak (animasi) sehingga anak dapat melihat dengan jelas apa yang terjadi. Dengan harapan, tujuan pembelajaran akan lebih mudah tercapai.

Dengan demikian, agar dalam penyampaian materi pelajaran membaca dan permainan berhitung lebih menarik dan mudah dipahami oleh siswa serta meningkatkan konsentrasi siswa khususnya pada pelajaran membaca dan permainan berhitung, maka materi pembelajaran dikemas secara menarik dalam bentuk multimedia berbasis macromedia flash yang bersifat mendidik bagi anak-anak TK. Pengembangan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan media pembelajaran membaca dan berhitung pada anak usia dini di Taman Kanak-kanak Kartika IV-27 Trenggalek, sehingga layak digunakan.

Metode pengembangan yang digunakan adalah metode pengembangan Sugiyono, dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) potensi dan masalah; (2) pengumpulan data; (3) desain Produk; (4) validasi desain; (5) revisi desain; (6) uji coba produk; (7) revisi produk 1; (8) uji coba pemakaian; (9) produk masal.

Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, persentase hasil validasi ahli media sebesar 95.4%, hasil validasi ahli materi sebesar 95.4%, hasil uji coba kelompok kecil sebesar 94%, dan hasil uji coba lapangan sebesar 97%. Hal ini mengidentifikasi bahwa media membaca dan berhitung layak digunakan dalam pembelajaran.

Adapun saran dari ahli media yaitu, untuk menerapkan media pertama kali kepada anak usia dini perlu adanya bimbingan dari guru. Sedangkan saran dari ahli materi yaitu, gambar atau animasi yang disajikan dalam media pembelajaran membaca dan berhitung sudah cukup jelas, akan tetapi dalam media (halaman menghitung gambar) bisa ditambahkan dengan disertai angkanya dengan tujuan siswa juga akan mudah menghafal angkanya selain dengan melihat dari gambar.