SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BACA TULIS AL QUR’AN (BTQ) BERBANTUAN KOMPUTER UNTUK KELAS VII SEMESTER GASAL MTs NEGERI REJOSO KABUPATEN PASURUAN

Lilik Nur Aini

Abstrak


ABSTRAK

 

Nur Aini, Lilik. 2012. Pengembangan Media Pembelajaran Baca Tulis Al Qur’an (BTQ) Berbantuan Komputer untuk Kelas VII Semester Gasal MTs Negeri Rejoso Kabupaten Pasuruan. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Ir. H. Syaad Patmanthara, M.Pd, (2) Dyah Lestari, S.T, M.Eng.

 

Kata Kunci : Media Pembelajaran Berbantuan Komputer, Baca Tulis Al Qur’an, Madrasah Tsanawiyah.

Berkembangnya IPTEK menghadirkan suatu cara baru untuk mempresentasikan suatu media pembelajaran, yaitu dengan cara memanfaatkan kecanggihan komputer untuk memfasilitasi atau memediasi proses pembelajaran, sehingga media pembelajaran berbantuan komputer tersebut dapat dijadikan solusi untuk menyelesaikan masalah-masalah dan kasus-kasus pembelajaran yang terjadi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh penulis, salah satu kasus yang sedang dihadapi oleh MTsN Rejoso Kabupaten Pasuruan saat ini, adalah kasus pembelajaran pada mata pelajaran Baca Tulis Al Qur’an (BTQ), yakni masih banyak siswa yang kurang bisa BTQ, sehingga berdampak pada turunnya prestasi siswa dalam mata pelajaran BTQ. Hampir 50% dari siswa mendapat nilai di bawah Kriteria Kelulusan Minimum (KKM) atau mendapat nilai di bawah 70. Padahal MTs diharapkan lebih unggul prestasinya dalam aspek spiritual terutama BTQ. Sedangkan tujuan dikembangkannya Media Pembelajaran BTQ Berbantuan Komputer ini adalah: (1) media pembelajaran BTQ ini bisa digunakan untuk membantu memperjelas materi yang diterangkan oleh guru BTQ pada saat pembelajaran BTQ berlangsung, dan (2) media pembelajaran BTQ ini dapat dijadikan sebagai sarana pembelajaran di luar jam sekolah, agar siswa dapat belajar mandiri di mana saja, dan dapat diulang-ulang pada bagian yang kurang dipahami siswa. Sehingga minat belajar dan prestasi BTQ siswa MTs kelas VII dapat meningkat dan memenuhi KKM.

Model pengembangan yang diadopsi dalam mengembangkan Media Pembelajaran BTQ Berbantuan Komputer ini adalah model pengembangan media pembelajaran menurut Borg & Gall, yang terdiri dari 10 tahap, antara lain: (1) analisis kebutuhan, (2) perencanaan media, (3) pengembangan produk, (4) uji coba perseorangan, (5) revisi, (6) uji coba kelompok kecil, (7) revisi, (8) uji coba lapangan (9) revisi, (10) penyebaran dan pelaporan. Subjek uji coba pada penelitian ini terdiri dari ahli media, ahli materi dan siswa. Instrumen yang digunakan untuk melakukan pengumpulan data berupa kuesioner yang bersifat semitertutup.

Berdasarkan hasil analisis data setelah dilakukan pengembangan Media Pembelajaran BTQ Berbantuan Komputer di MTsN Rejoso Kabupaten Pasuruan, didapatkan persentase hasil ujicoba oleh ahli media sebesar 78.57%, ahli materi sebesar 92.41%, siswa (perseorangan) sebesar 86.94%, hasil uji coba kelompok kecil sebesar 90.48%, dan hasil uji coba lapangan sebesar 94.36%. Rata-rata  persentase hasil uji coba secara keseluruhan adalah 88.55%. Menurut pedoman kriteria tingkat kelayakan media, maka Media Pembelajaran BTQ Berbantuan Komputer ini sudah valid dan tidak perlu dilakukan revisi. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Media Pembelajaran BTQ Berbantuan Komputer ini layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran.