SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Sumber Belajar Berbasis E-learning Pokok Bahasan Menjahit Kemeja Pria Untuk Belajar Mandiri

Khumairoh .

Abstrak


ABSTRAK

 

Khumairoh, 2011. Pengembangan Sumber Belajar Berbasis E-learning Pokok Bahasan Menjahit Kemeja Pria Untuk Belajar Mandiri. Skripsi, Jurusan Pendidikan Informatika. Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Puger Honggowiyono, M.T., (II) Dra. Endang Prahastuti, M.Pd.

 

Kata Kunci: E-Learning, Belajar mandiri

 

E-learning merupakan dampak dari adanya perkembangan teknologi. melalui e-learning memungkinkan tersampainya bahan ajar ke peserta didik dengan menggunakan sumber belajar online dengan demikian peserta didik akan memperoleh literatur yang lebih luas dan relevan sebagai bahan belajar mandiri yang dapat diperlajari sesuai dengan kemampuan dan waktu yang dimiliki peserta didik.

Belajar mandiri adalah peningkatan kemauan dan ketrampilan siswa dalam belajar dengan  sedikit bantuan dari orang lain Proses belajar mandiri memberi kesempatan kepada siswa untuk memahami materi belajar dengan sedikit bantuan guru. Pada pengembangan sumber belajar berbasis e-learing pokok bahasan menjahit kemeja pria untuk belajar mandiri. Kegiatan belajar mandiri siswa dapat melakukan dengan cara mengakses materi pembelajaran melalui internet.

Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini mengadobsi model ADDIE karena berorientasi pada sistem pembelajar­an yang dapat digunakan secara individual, kelompok kecil atau sedang. Dalam model ini memperlihatkan tahapan-tahapan dasar sesuai dengan sistem pembelajaran yang sederhana dan sesuai kebutuhan. prosedur pengembangan sumber belajar berbasis e-learning, dilakukan melalui kegiatan berikut: (1) analisis diantaranya, analisis kebutuhan (need assessment), mengidentifikasi masalah, dan melakukan analisis tugas (task analysis). (2) desain, dengan menentukan dan mengumpulkan data dan membuat rancangan (storyboard). (3) pengembangan, yaitu mengembangkan software, dan review dan rivise product (kegiatan evaluasi) oleh tim ahli dan uji coba kelompok kecil. (4) implementasi, menerapakan produk yang telah diproduksi. (5) evaluasi, untuk melihat hasil.

Hasil validasi sumber belajar dari ahli media menyatakan tingkat kelayakan sebagai sumber belajar dengan persentase 88%, ahli materi menyatakan tingkat kelayakan sebagai sumber belajar dengan persentase 92%, uji coba kelompok kecil menyatakan tingkat kelayakan sebagai sumber belajar dengan persentase 89%. Sumber belajar yang dikembangkan ini dapat diterapakn untuk belajar mandiri untuk  masyarakat umum dan para peminat ketrampilan menjahit pakaian. Dari Penulisan penilitian ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu dan pemahaman terhadap materi pokok bahasan menjahit kemeja pria.