SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

STUDI KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) DAN EXPERT GROUP UNTUK MEMBANDINGKAN HASIL BELAJAR

M. SULIS TEGUH MUBAROT

Abstrak


ABSTRAK

 

Mubarot, M. Sulis Teguh. 2011. Studi Komparasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dan Expert Group Untuk Membandingkan Hasil Belajar . Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Informatika, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Puger Honggowiyono, M.T, (II) Drs. Hari Putranto

 

Kata kunci: Two Stay Two Stray (TSTS), Expert Group, Hasil Belajar,

 

Model pembelajaran yang dilakukan di SMP Negeri 3 Jombang, sudah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Expert Group, hal ini sesuai dengan observasi yang dilakukan peneliti. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dan Expert Group terhadap hasil belajar siswa kelas IX pada mata pelajaran TIK di SMP Negeri 3 Jombang; (2) mendeskripsikan perbedaan hasil belajar model pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dan Expert Group mata pelajaran TIK di SMP Negeri 3 Jombang.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian eksperimen kuasi (Quasi Experimental Design) dengan pendekatan kuantitatif yang bersifat komparasi kausal. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IX-F dan IX-G. Data hasil belajar diperoleh dari tes hasil belajar pada materi identifikasi sistem akses internet melalui jaringan LAN (Local Area Network) dan WAN (Wide Area Network). Setelah data dianalisis dapat diketahui bahwa kedua kelas berdistribusi normal dan memiliki varian yang identik baik untuk data kemampuan awal maupun data hasil belajar serta kemampuan awal kelas eksperimen dan pembanding sama. Sedangkan pada uji hipotesis dapat diketahui bahwa ada perbedaan hasil belajar pada model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stary (TSTS) dengan Expert Group.

Kesimpulan penelitian ini adalah: (1) Hasil penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Expert group  tidak mengalami kendala saat proses belajar mengajar berlangsung. Semua siswa memahami dan menjalankan langkah-langkah dalam pembelajaran berkelompok seperti yang di perintahkan guru. Siswa merasa senang untuk mengikuti pelajaran, ini terbukti dari data tabulasi angket dimana 97,5% responden merepon dengan sangat bagus model pembelajaran ini, sehingga berpengaruh pada hasi belajar. Hasil penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray pada mata pelajaran TIK di kelas IX berjalan dengan lancar, sama halnya dengan model pembelajaran kooperatif tipe Expert Group. Karena siswa menyukai model pembelajaran kooperatif tipe ini, maka akan berpengaruh kepada peningkatan hasil belajar siswa, ini terbukti dari data tabulasi angket dimana 97,5% responden merepon dengan sangat bagus model pembelajaran ini; (2) Dari hasil penelitian yang telah dijabarkan dan dibahas pada bab IV dan V, dapat ditarik kesimpulan bahwa berdasarkan hasil uji hipotesis dengan menggunakan rumus Independent sample t-Test diketahui ada perbedaan hasil belajar antara model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray dengan model pembelajaran kooperatif tipe Expert Group hal ini dapat dilihat dari nilai signifikansi sebesar 0,000, dengan ketentuan sig(p)