SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Mesin Continuous Band Sealer dengan Suhu Pemanas Yang dapat Dirubah Dilengkapi Konveyor Berbasis Kendali Elektromekanik

Bhella Bima Rama Dunas

Abstrak


ABSTRAK

 

Dunas, Bhella Bima Rama Mesin Continous Band Sealer Dengan Suhu Pemanas Yang Dapat Diubah dan Dilengkapi Konveyor Berbasis Kendali Elektromekanik. 2011. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Dwi Prihanto, S.S.T., M.Pd     (II) Ahmad Fahmi, S.T., M.T.

 

Kata Kunci: sealer, sensor suhu, Pulse Width Modulation, Elektromekanik,  Sealing

 

Dalam suatu unit atau bagian di dalam  industri khusunya di bagian pengemasan sering ditemui kesulitan dalam hal menutup produk yang berada di dalam bungkus yang berbahan dasar plastik dan aluminium foil. Khusus untuk dunia industri rumah tangga skala menengah ke bawah, sering dijumpai masalah pada saat mengemas produk ke dalam bungkusan yang berbahan plastik atau aluminium foil, yaitu lamanya waktu yang dibutuhkan untuk menutup kemasaan setelah diisi produk. Hal ini dapat menambah lama waktu  finishing setiap kali produksi, dan berakibat kerugian waktu dan tenaga . Hal tersebut disebabkan karena home industry masih menggunakan mesin sealer yang sederhana. Dipasaran banyak jenis sealer yang ditawarkan, yang paling terkenal adalah jenis continous band sealer, kelebihan mesin sealer jenis ini adalah mudah dan cepat dalam pengoperasianya, sedangkan kekuranganya mesin sealer  jenis ini harganya sangat mahal dan sangat sulit untuk mendapatkan spare part.

Perancangan mesin continous band sealer adalah untuk menjawab kebutuhan home industry dalam bidang produksi. Mesin ini mudah didapatkan dan lebih murah serta mudah dalam penyediaan spare part, dibandingkan mesin serupa yang buatan Cina. Dalam mesin tersebut terdapat satu konveyor yang berfungsi menahan dan membawa kemasan yang sudah terisi, kemudian ujung kemasan mengalami proses sealing

Untuk alur kerjanya: ketika mesin continous band sealer sudah dalam keadaan ON, konveyor langsung berjalan, operator mengatur set suhu yang diinginkan terlebih dahulu pada sensor suhu,  heater bekerja, setelah set-suhu tercapai heater mati secara otomatis, siap dilakukan proses sealing. Apabila suhu pada heater menurun heater akan bekerja kembali memanaskan lagi.

Pada hasil pengujian terdapat banyak kekurangan dalam hal pengujian kerja heater dan driver kecepatan putar motor, kemampuan heater masih terbatas untuk menghasilkan panas serta bentuk mekanik yang terlalu lebar. Untuk driver kecepatan putar motor sering mengalami kerusakan dikarenakan masih belum menemukan komponen yang cocok untuk digunakan sebagai driver. Disarankan sebelum merancang mesin continous band sealer hendaknya memeriksa lagi seluruh komponen yang akan digunakan sebelum dirakit, sehingga pada saat alat dioperasikan tidak akan terjadi trouble dalam prosesnya.