SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

IMPLEMENTASI DIRECT INSTRUCTION BERBASIS MODUL DAN TUTOR SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR TIK POKOK BAHASAN MEMBUAT LEMBAR KERJA (WORKSHEET) MENGGUNAKAN FORMULA DAN GRAFIK PROGRAM APLIKASI PENGOLAH ANGKA (MS EXCEL) PADA SISWA KELAS

Andika Bayusih Arvianto

Abstrak


ABSTRAK

 

Arvianto, Andika Bayusih. 2011. Implementasi Direct Instruction Berbasis Modul dan Tutor Sebaya untuk Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar TIK Pokok Bahasan Membuat Lembar Kerja (Worksheet) Menggunakan Formula dan Grafik Program Aplikasi Pengolah Angka (Ms. Excel) pada Siswa Kelas XI IPA 3 di SMAN 1 Kesamben. Skripsi, Pendidikan Teknik Informatika, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Heru Wahyu Herwanto, S.T., M.Kom., (II) Dyah Lestari, S.T, M.Eng.

 

Kata kunci:  direct instruction berbasis modul, tutor sebaya motivasi belajar, prestasi belajar

 

Siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri Kesamben memiliki motivasi dan prestasi yang rendah. Gejala yang menunjukkan rendahnya motivasi belajar mata pelajaran TIK antara lain: (1) tidak semua siswa antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran, (2) tidak semua siswa memperhatikan ketika guru sedang menyampaikan materi pelajaran, bahkan siswa cenderung apatis, sehingga ketertiban kelas menjadi terganggu, (3) jika tidak diberikan sangsi tertentu atau diberi penguatan dalam bentuk punishment, siswa akan melakukan kegiatan lain di dalam kelas, seperti mengerjakan PR matapelajaran lain, tidur, berbicara sendiri, atau bahkan di luar kelas untuk pergi ke kantin di luar jam istirahat. Hal ini dikarenakan kurangnya keterlibatan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran, sehingga kebanyakan siswa cenderung pasif dan hanya siswa-siswa tertentu saja yang mau dan mampu menjawab pertanyaan. Rendahnya motivasi belajar dan aktivitas siswa tersebut berdampak terhadap hasil belajar yang diperoleh siswa kurang memuaskan.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Bagaimana implementasi direct instruction berbasis modul dan tutor sebaya dalam meningkatkan motivasi belajar TIK pokok bahasan membuat lembar kerja (worksheet) menggunakan formula dan grafik program aplikasi pengolah angka (Ms. Excel) pada siswa kelas XI IPA 3 di SMAN 1 Kesamben, dan (2) Bagaimana implementasi direct instruction berbasis modul dan tutor sebaya dalam meningkatkan prestasi belajar TIK pokok bahasan membuat lembar kerja (worksheet) menggunakan formula dan grafik program aplikasi pengolah angka (Ms. Excel) pada siswa kelas XI IPA 3 di SMAN 1 Kesamben.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Instrumen penelitian berupa lembar wawancara, catatan lapangan, lembar penilaian motivasi, lembar penilaian kognitif, lembar penilaian afektif, lembar penilaian psikomotor, dan angket respon siswa.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi direct instruction berbasis modul dan tutor sebaya dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran TIK pokok bahasan membuat lembar kerja (worksheet) menggunakan formula dan grafik program aplikasi pengolah angka (Ms. Excel) pada siswa kelas XI IPA 3 di SMAN 1 Kesamben. Berdasarkan paparan data, diperoleh nilai skor rata-rata motivasi belajar siswa siklus I adalah 56,36% dengan kategori cukup, sedangkan siklus II skor rata-rata motivasi belajar siswa adalah 71,76% dengan kategori baik. Skor rata-rata motivasi belajar siswa dalam pembelajaran mengalami peningkatan sebesar 15,4%. Berdasarkan paparan data prestasi belajar, menunjukkan bahwa persentase ketuntasan belajar siswa dilihat dari aspek kognitif pada siklus I adalah 80,56%, sedangkan pada siklus II sebesar 88,88%. Aspek afektif pada siklus I sebesar 33,33% dan siklus II sebesar 75%. Aspek psikomotorik pada siklus I sebesar 75% dan siklus II sebesar 86,11%. Persentase ketuntasan belajar siswa dilihat dari ketiga aspek prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Aspek kognitif meningkat sebesar 8,32%, aspek afektif meningkat sebesar 41,67%, sedangkan aspek psikomotorik meningkat sebesar 11,11%.

Pembelajaran yang berlangsung dengan kolaborasi direct instruction berbasis modul dan tutor sebaya ini sudah menunjukkan hasil yang positif, hal ini dapat ditunjukkan dengan respon siswa terhadap pembelajaraan baik melalui angket maupun  hasil belajar yang telah dicapai siswa jika dibandingkan dengan kegiatan pembelajaran konvensional yang biasa diterapkan oleh para guru di SMA Negeri 1 Kesamben. Prestasi belajar siswa semakin meningkat, keaktifan siswa meningkat, kemampuan siswa dalam bekerjasama semakin baik, meningkatnya kesadaran interaksi siswa terhadap guru dan lingkungan belajar, serta meningkatnya motivasi belajar siswa yang meliputi minat, perhatian, dan ketekunan.