SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2008

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Sistem pelayanan informasi antrian pasien pada rumah sakit menggunakan SMA (short message service) berkode

Prayudi Lestantyo

Abstrak


Faktor kesehatan merupakan salah satu faktor yang penting dalam kehidupan masyarakat. Terutama untuk mendapatkan layanan kesehatan ketika sakit atau ketika membutuhkan pelayanan kesehatan karena hal lain. Untuk bisa mendapatkan layanan kesehatan biasanya harus melalui prosedur yang harus dilakukan, seperti harus datang ke rumah sakit untuk mendaftar kemudian mengantri.

Maka dibuatlah suatu layanan informasi rumah sakit yang berbasiskan SMS terintegrasi yang dapat melayani beberapa pelayanan informasi yaitu: (1) registrasi pendaftaran pasien, (2) jadwal praktek dokter, dan (3) kritik dan saran yang membangun sistem pelayanan kesehatan. Informasi bagi pasien di suatu rumah sakit ini dibuat  menggunakan sarana layanan SMS dengan harapan pendaftaran pasien bisa dilakukan untuk memudahkan pasien untuk berobat tanpa harus antri lama. Layanan informasi langsung terintegrasi dalam database rumah sakit, dan langsung dibalas dalam bentuk SMS sesuai dengan database rumah sakit.

Dalam perancangan sistem  digunakan bahasa pemrograman Borland Delphi 7 sebagai interfacing antara manusia dengan komputer. Program database yang digunakan adalah Paradox 7. Sistem ini menggunakan parallel port yang digunakan sebagai interfacing, dan dilengkapi dengan kabel data USB dari telepon selular ke computer.
Untuk aplikasi yang lebih besar, Sistem ini dapat dikembangkan dengan menggunakan Bluetooth maupun infrared untuk komunikasi telepon selular ke komputer, sehingga komunikasi dapat berjalan cepat. Selain itu dapat meminimalkan sistem dengan tidak mengurangi fungsi dari Sistem Antrian Pasien menggunakan SMS berkode.

Dari hasil perancanagan sistem informasi antrian pasien menggunakan SMS, pasien dapat melakukan registrasi antrian, tanya praktek dokter maupun kritik dan saran cukup mengirim SMS dengan kode yang telah ditentukan. Selain itu dengan menggunakan sistem informasi antrian, pasien dapat berkomunikasi dengan sistem informasi kapanpun dan dimanapun berada.