SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Sumber Belajar Berbasis Website pada Mata Pelajaran Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup

Nanda Angesthi Puspitaningtyas

Abstrak


ABSTRAK

 

Puspitaningtyas. Nanda Angesthi. 2011. Pengembangan Sumber Belajar Berbasis Website pada Mata Pelajaran Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup. Skripsi. Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Sujono, M. T. (II) Dyah Lestari, S. T., M. Eng.

 

Kata kunci: sumber belajar, Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup, web, pembelajaran mandiri.

Salah satu solusi yang bisa membantu siswa dalam belajar mandiri adalah menggunakan pembelajaran berbasis websie. Harapan atas dibuatnya sumber belajar dengan menggunakan website sebagai media untuk system pembelajaran mandiri berbantuan website adalah penggunaan sumber belajar berbantuan website menjadi semakin efektif seiring dengan semakin berkembangnya teknologi dan metode pembelajaran yang digunakan. Mata pelajaran Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup adalah suatu program kependudukan untuk membina anak didik memiliki pengetahuan, kesadaran, sikap, dan perilaku yang rasional serta bertanggung jawab tentang pengaruh timbal balik antara penduduk dengan lingkungan hidup dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Dalam pembelajaran tersebut siswa dilatih untuk memiliki keterampilan agar mereka berkemampuan untuk dapat bersaing di lingkungannya. Model Pengembangan yang digunakan dalam penelitian adalah model prosedural. Salah satu model desain pengembangan adalah model ASSURE yang dikemukakan oleh Heinich et al (2005). Langkah-langkah prosedur pengembangan yang harus dilakukan adalah sebagai berikut: (1) analisis pelajar, (2) perumusan tujuan, (3) memilih metode, media, dan materi, (4) penggunaan media dan materi, (5) partisipasi pelajar, (6) penilaian dan revisi. Pengambilan data validasi sumber belajar dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa angket dilakukan terhadap 3 subjek sebagai berikut: ahli media, ahli materi dan audiens/siswa. Hasil uji coba produk yang dilakukan terhadap 3 subjek sebagai berikut: ahli media menyatakan produk ini valid dengan persentase 83,3%, ahli materi menyatakan produk ini valid dengan persentase 91,9%, audiens kelompok kecil menyatakan produk ini valid dengan validitas butir angket 0,62 dan persentase 82,08%. Dan uji lapangan menyatakan produk ini valid dengan persentase 85,5%.