SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Prestasi Dan Keaktifan Belajar Siswa Kelas XI Sekolah Menengah Atas An-Nur Bululawang Malang Antara yang Diajar Dengan Menggunakan Strategi Diagram Vee Dan Konvensional Pada Materi Pokok Koloid Tahun Ajaran 2010-1011

Arif Rahmann Hudaifi

Abstrak


ABSTRAK

 

Hudaifi, A. R. 2011. Perbedaan Prestasi Dan Keaktifan Belajar Antara Siswa Kelas XI Sekolah Menengah Atas An-Nur Bululawang Malang Yang Diajar Dengan Strategi Diagram Vee Dan Konvensional Pada Materi Pokok Koloid Tahun Ajaran 2010/2011. Jurusan Kimia, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:(I) Drs. Dermawan Affandy, M.Pd (II) Drs. Muhadi

 

Kata kunci: Prestasi Belajar, Keaktifan Belajar, Strategi Diagram Vee, dan Konvensional.

Salah satu faktor yang mempengaruhi prestasi dan keaktifan belajar siswa adalah pemilihan strategi pembelajaran yang digunakan dalam penyampaian materi. Selama ini pembelajaran yang biasa digunakan oleh guru pengajar kimia di SMA An-Nur Bululawang Malang adalah pembelajaran konvensional. Salah satu tujuan dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah adanya peran aktif siswa dalam proses pembelajaran sehingga siswa diharapkan mampu membangun pengetahuannya sendiri melalui keterlibatan aktif dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi dan keaktifan belajar siswa antara yang menggunakan strategi pembelajaran diagram Vee dan pembelajaran konvensional. Penelitian ini dilakukan di SMA An-Nur Bululawang Malang.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA An-Nur Bululawang Malang yaitu XI IPA-I, XI IPA-II, dan XI IPA-III. Data prestasi belajar diperoleh dari tes prestasi belajar pada pokok bahasan koloid dan data keaktifan keaktifan belajar siswa diperoleh dari angket respon siswa. Hasil uji hipotesis pada prestasi belajar siswa diperoleh nilai probabilitas 0,047 (kurang dari 0,05) yang berarti terdapat perbedaan prestasi belajar kelas kontrol dan kelas eksperimen. Rata-rata skor prestasi belajar pada kelas kontrol adalah 71,70 dan rata-rata prestasi belajar pada kelas eksperimen adalah 88,26. Hal ini berarti prestasi belajar pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hasil uji hipotesis pada keaktifan belajar siswa diperoleh nilai probabilitas 0,000 (kurang dari 0,05) yang berarti terdapat perbedaan keaktifan belajar siswa kontrol dan kelas eksperimen. Rata-rata skor keaktifan belajar siswa pada kelas kontrol adalah 91,00 dan rata-rata keaktifan belajar siswa pada kelas eksperimen adalah 96,06. Hal ini berarti keaktifan belajar siswa pada kelas eksperimen lebih aktif dibandingkan kelas kontrol.

Hasil ini merupakan akibat dari perlakuan berbeda yang diberikan kepada kedua kelas. Jadi, kesimpulan penelitian ini adalah prestasi dan keaktifan belajar siswa kelas XI yang diajar dengan strategi pembelajaran diagram Vee lebih tinggi daripada prestasi dan keaktifan belajar siswa kelas XI yang diajar dengan pembelajaran konvensional.