SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PERBEDAAN ANTARA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN STRATEGI THINK PAIR SQUARE DAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN TKJ SISWA KELAS X SMK NEGERI 3 MALANG

Muhammad Azis

Abstrak


ABSTRAK

 

Azis, Muhammad. 2011. Perbedaan Antara Model Pembelajaran Kooperatif Dengan Strategi Think Pair Square Dan Model Pembelajaran Learning Cycle Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran TKJ Siswa kelas X SMK Negeri 3 Malang.. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Puger Honggowiyono, M. T, (II) M. Zainal Arifin, S. Si, M. Kom.

Kata kunci: Perbedaan, Kooperatif, Think Pair Square, Learning Cycle, hasil belajar, sistem operasi/Operating system

Untuk mencapai keberhasilan pembelajaran yang diharapkan, upaya yang dapat dilakukan oleh guru adalah dengan cara memperhatikan siswa, menguasai materi pelajaran dan memilih model pembelajaran yang tepat. Salah satu cara untuk mendapatkan aktivitas belajar dan hasil belajar yang diharapkan adalah dengan memilih suatu pembelajaran yang tidak membosankan dan mengupayakan siswa untuk bekerja dalam suatu kelompok belajar. Salah satu model pembelajaran sesuai dengan hal tersebut adalah Kooperatif dengan strategi Think Pair Square dan Learning Cycle yang nantinya akan membentuk siswa lebih aktif dan kreatif.

Penelitian bertujuan Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar TKJ siswa kelas X SMK Negeri 3 Malang melalui penerapan model pembelajaran model pembelajaran Kooperatif dengan strategi Think Pair Square dengan Learning Cycle. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan pola pretes-postes. Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas dan variabel terikat dimana untuk variabel bebas adalah model pembelajaran, dan untuk variabel terikat adalah hasil belajar siswa SMK Negeri 3 Malang. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi SMK Negeri 3 Malang kelas X TKJ yang berjumlah 114 siswa. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Kelas X TKJ 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X TKJ 2 sebagai kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen perlakuan dan instrumen hasil belajar

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara penerapanan model Kooperatif dengan strategi Think Pair Square dan model Learning Cycle, dilihat dari perbedaan rata-rata sebelum dan sesudah perlakuan meningkat sebesar 83,8% dengan rata-rata setelah diberi perlakuan sebesar 86 pada kelas eksperimen, sedang­kan dengan penerapan model Learning Cycle pada kelas kontrol juga terdapat peningkatan sebesar 63,3% dengan rata-rata 82,5. Hasil belajar antara kelas kontrol dan eksperimen juga menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan yaitu dengan nilai Sig(p) 0,000.

Kesimpulan dari hasil penelitian yaitu terdapat perbedaan yang signifikan antara penerapan model pembelajaran Kooperatif dengan strategi Think Pair Square dan model pembelajaran Learning Cycle dengan materi melakukan instalasi sistem operasi berbasis Graphical User Interface (GUI) dan Command Line Interface (CLI). Dapat disimpulkan juga bahwa ada pengaruh yang signifikan terhadap penerapan model pembelajaran Kooperatif Think Pair Square dan model pembelajaran Learning Cycle.