SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TUTORIAL PADA POKOK BAHASAN MENGOLAH DOKUMEN PENGOLAH ANGKA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X SMA LABORATORIUM UM

Muhammad Fakhrurrozi

Abstrak


ABSTRAK

 

Fakhrurrozi, Muhammad. 2011. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Tutorial Pada Pokok Bahasan Mengolah Dokumen Pengolah Angka Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas X SMA Laboratorium UM Skripsi, Pendidikan Teknik Informatika, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Muladi, S.T., M.T., (II)Sujito, S.T, M.T.

 

Kata kunci: pengembangan, media pembelajaran, tutorial, prestasi belajar

Keberhasilan siswa dalam proses belajar mengajar pada pembelajaran khususnya pada mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dapat diukur dari keberhasilan siswa yang mengikuti kegiatan tersebut. Keberhasilan itu dapat dilihat dari keberhasilan hasil belajar, penguasaan materi serta prestasi belajar siswa. Semakin tinggi penguasaan materi serta prestasi belajar maka semakin tinggi pula tingkat keberhasilan pembelajaran. Untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan suatu media pembelajaran yang teratur dan tersusun secara sistematis agar dapat mencapai tujuan pembelajaran dan untuk memperoleh kemampuan dalam mengembangkan efektifitas belajar yang dilakukan oleh guru dan siswa. Semua itu bersumber pada suatu konsep, bahwa TIK mudah dipahami dan diingat oleh siswa bila konsep tersebut disajikan melalui prosedur dan langkah-langkah yang tepat,  jelas, dan menarik. Oleh karena itu, dibuat judul penelitian “Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Tutorial Pada Pokok Bahasan Mengolah Dokumen Pengolah Angka Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas X SMA Laboratorium UM”. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan media pembelajaran berbasisi tutorial untuk meningkatkan prestasi belajar siswa.

Pengembangan ini menggunakan model Borg dan Gall yang telah dimodifikasi untuk menyesuaikan dengan media yang ingin dikembangkan (Borg, 2001:275). Model ini dipilih karena prosedur kerjanya yang sangat memperhatikan pada kebutuhan dan situasi nyata di sekolah, sistematik, dan bersifat siklis. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dan tes (pre-test dan post-test). Penghitungan skor angket dihitung dari skor jawaban untuk tiap-tiap pertanyaan. Untuk mengukur prestasi belajar siswa, maka data yang digunakan adalah nilai pre-test dan post-test. Data-data tersebut kemudian dibandingkan untuk mendapatkan hasil uji-t.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan media pembelajaran yang telah dikembangkan sudah layak. Selain itu media yang telah dihasilkan juga telah dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal Ini dapat dilihat dari selisih rata-rata nilai post-test dan pre-test, yaitu sebesar 20.11. Media pembelajaran yang telah dikembangkan diharapkan dapat menjadi salat satu alternatif pemecahan masalah pembelajaran TIK di SMA. Untuk ke depannya diharapkan adanya inovasi secara berkelanjutan agar mutu dari media pembelajaran mempunyai kualitas yang lebih baik sehingga pencapaian hasil belajar siswa lebih maksimal.