SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Hasil Belajar Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Melalui Penggunaan Metode Permainan Kartu Model dengan Metode Kerja Kelompok Pada Siswa Kelas X RSBI SMA Negeri 1 Blitar

Ni'mah Faadlilah

Abstrak


ABSTRAK

 

Pada pembelajaran TIK umumnya peserta didik mengalami kesulitan dalam pemahaman konsep. Kesulitan tersebut disebabkan antara lain karena pembelajaran TIK pada umumnya cenderung berorientasi pada guru dan pelaksanaannya dilakukan secara konvensional. Agar siswa merasa senang dan tertarik untuk belajar TIK perlu dibangun pembelajaran dengan suasana santai, bermakna, dan menyenangkan bagi siswa salah satunya dengan menggunakan metode permainan kartu model. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar TIK siswa dengan menggunakan metode permainan kartu model, mendeskripsikan hasil belajar TIK siswa dengan menggunakan metode kerja kelompok, dan mengetahui perbedaan hasil belajar TIK siswa melalui penggunaan metode permainan kartu model dengan metode kerja kelompok.

 

Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu atau quasi eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian menggunakan prates (pretest) dan pasca tes (posttest) atau pretest-posttest control group design. Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas yaitu motode pembelajaran dan variabel terikat yaitu hasil belajar. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas X RSBI SMA Negeri 1 Blitar yang berjumlah 4 kelas. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu kelas X.7 sebagai kelas yang menggunakan metode permainan kartu model dan kelas X.8 sebagai kelas yang menggunakan metode kerja kelompok. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah silabus, RPP, LKS, lembar observasi, dan tes tulis (pretest dan posttest). Teknik analisis data yang digunakan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar kedua metode pembelajaran yaitu  uji-t yang dihitung dengan bantuan SPSS.

 

Setelah dilakukan pembelajaran dengan menggunakan metode permainan kartu model, didapatkan nilai tertinggi adalah 92,91 dan nilai terendah adalah 84,55 serta nilai rata-rata hasil belajar adalah 89,18. Sedangkan pembelajaran dengan menggunakan metode kerja kelompok didapatkan nilai tertinggi adalah 85,18 dan nilai terendah adalah 71,43 serta nilai rata-rata hasil belajar adalah 78,78. Berdasarkan analisis data uji–t dua pihak diperoleh nilai thitung (16,726) lebih besar dari ttabel (1,998) dan nilai Sig. (0,000) kurang dari 0,05 maka didapatkan kesimpulan terdapat perbedaan hasil belajar pelajaran TIK siswa yang menggunakan metode permainan kartu model dengan yang menggunakan metode kerja kelompok.