SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Think-Talk-Write (TTW) Dan Model Direct Instruction Pada Pokok Bahasan Layanan Internet Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Gondang Kabupaten Tulungagung

Yandria Elmasari

Abstrak


ABSTRAK

 

Elmasari, Yandria. 2011. Perbedaan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Think-Talk-Write (TTW) Dan Model Direct Instruction Pada Pokok Bahasan Layanan Internet Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Gondang Kabupaten Tulungagung. Skripsi, Jurusan Pendidikan Teknik Informatika. Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Ir. Syaad Patmanthara, M.pd, (II) Dyah Lestari, S.T., M.Eng.

 

Kata Kunci: model pembelajaran kooperatif think-talk-write (ttw), model direct instruction, dan hasil belajar.

Berdasarkan penjajakan langsung di sekolah tempat penelitian ini diketahui bahwa SMP Negeri 1 Gondang dalam pembelajaran khusunya pelajaran TIK masih diterapkan pembelajaran langsung (Direct Instruction) yaitu pembelajaran yang bertumpu pada kemampuan guru dalam menyampaikan materi sehingga siswa hanya sebatas sebagai penerima materi dan hasil belajar yang didapat kurang maksimal. Khususnya pada Kompetensi Dasar (KD) “Layanan Internet”. Dengan penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe Think-Talk-Write (TTW) diharapkan siswa lebih aktif dalam menguasai pelajaran sehingga dapat meningkatkan hasil belajar dan kemampuan berkelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Kooperatif TTW lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan model pembelajaran Langsung pada siswa kelas IX SMPN 1 Gondang Tulungagung.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan eksperimental semu (quasy experimental design ) dengan Pretest-Posttest Group Desain. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling kelompok (kluster) yang terdiri dari dua kelas, yaitu: kelas IXB (42 siswa) sebagai kelas eksperimen dan kelas IXE (42 siswa) sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen adalah kelas yang diajar menggunakan model Kooperatif TTW dan kelas kontrol adalah kelas yang diajar menggunakan model DI (pembelajaran langsung). Instrumen penelitian terdiri dari instrumen perlakuan dan instrumen pengukuran. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik kuantitatif untuk menganalisis data kemampuan awal siswa dan hasil belajar siswa yang terdiri dari uji normalitas, uji homogenitas, uji kesamaan dua rata-rata dan uji hipotesis.

Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan nilai hasil belajar secara signifikan antara siswa kelas eksperimen dengan siswa kelas kontrol, berdasarkan hasil uji-t yang memperoleh thitung. (4,546) > ttabel (1,682). Hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih tinggi dari hasil belajar siswa kelas kontrol. Diperoleh nilai rata rata hasil belajar kelas eksperimen (81,45) lebih tinggi dari nilai rata-rata hasil belajar kelas kontrol (75,12) dengan prosentase ketuntasan belajar 88% pada kelas eksperimen dan 64,3% pada kelas kontrol.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe TTW dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada kompetensi dasar Layanan Internet di SMPN 1 Gondang Tulungagung.