SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dengan Metode Ekspositori Terhadap Peningkatan Hasil Belajar TIK Pada Pokok Bahasan Pengenalan Perangkat Internet dan Intranet Siswa Kelas IX SMP Negeri 4 Malang

Fatkhur Rochman

Abstrak


ABSTRAK

 

Rochman, Fatkhur. 2011. Perbedaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dengan Metode Ekspositori Terhadap Peningkatan Hasil Belajar TIK Pada Pokok Bahasan Pengenalan Perangkat Internet dan Intranet Siswa Kelas IX SMP Negeri 4 Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Teknik Informatika, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Puger Honggowiyono, M.T., (II) Didik Dwi Prasetya, S.T., M.T

 

Kata Kunci: kooperatif Tipe STAD, Ekspositori, Hasil Belajar TIK

Permasalahan yang sering kali dijumpai dalam pembelajaran, khususnya pembelajaran TIK adalah bagaimana cara menyajikan materi kepada siswa secara baik sesuai dengan karakteristik materi pembelajaran sehingga diperoleh hasil yang maksimal. Dalam menyampaikan materi pembelajaran guru harus mampu memilih metode mengajar yang paling efektif dan inovatif sesuai dengan kondisi dan situasi. Kenyataan bahwa siswa memiliki kemampuan yang heterogen merupakan tantangan bagi guru untuk membantu meningkatkan hasil belajar siswa dengan metode pembelajaran yang inovatif. Salah satu metode yang dapat menunjang kemampuan siswa yang heterogen adalah model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) untuk mengetahui hasil belajar siswa Kelas IX SMP Negeri 4 Malang dengan menggunakan metode kooperatif Learning Tipe STAD (Student Team Achievement Division), (2) untuk mengetahui hasil belajar siswa Kelas IX SMP Negeri 4 Malang dengan menggunakan metode ekspositori, (3) Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar yang signifikan antara model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan metode pembelajaran ekspositori pada materi Pengenalan Perangkat Internet dan Intranet Siswa Kelas IX SMP Negeri 4 Malang.

Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan eksperimental semu (quasy experimental design) dengan pre-test dan post-test non equivalent control group design, dan jenis penelitiannya yaitu kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 4 Malang semester satu tahun ajaran 2010/2011. Sampel penelitian terdiri dari dua kelompok yaitu kelas IXA sebagai kelas kontrol dan kelas IXC sebagai kelas eksperimen. Instrumen penelitian ini yaitu instrumen perlakuan dan pengukuran. Instrumen perlakuan berupa perangkat pembelajaran, sedangkan instrumen pengukuran berupa instrumen tes dan lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik kuantitatif dengan bantuan SPSS.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan dari hasil rata-rata tes awal dengan tes rata-rata akhir dimana kelas eksperimen meningkat dari 64,26 menjadi 85,17 atau sebesar 32,54 % dan kelas kontrol meningkat dari 64,00 menjadi 78,26 atau sebesar 22,28 %. Setelah diuji hipotesis menggunakan Uji-t diperoleh hasil thitung = 3,803 > ttabel = 1,99, yang berarti terdapat perbedaan hasil belajar TIK antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen secara signifikan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan siswa yang belajar dengan metode pembelajaran ekspositori.