SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Metode Pembelajaran Problem Solving Berbantuan Media Pembelajaran Dengan Metode Pembelajaran Langsung Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pemrograman Visual Basic Siswa Kelas X SMK Negeri 6 Malang

Tita Sari Rahmawati

Abstrak


ABSTRAK

 

Rahmawati, Tita Sari. 2011. Perbedaan Metode Pembelajaran Problem Solving Berbantuan Media Pembelajaran Dengan Metode Pembelajaran Langsung Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pemrograman Visual Basic Siswa Kelas X  SMK Negeri 6 Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing I: Dr. Ir. Syaad Patmanthara, M.Pd., Pembimbing II: Harits Ar Rosyid S.T.,M.T.

 

Kata Kunci: problem solving, media pembelajaran, prestasi belajar

Pembelajaran di kelas cenderung membuat siswa kurang kreatif dan pasif dalam memecahkan masalah. Kesulitan memecahkan masalah dikarenakan metode pembelajaran yang digunakan masih membuat siswa kurang antusias dalam memperhatikan materi pembelajaran yang disampaikan guru. Selain itu guru tidak memberikan contoh penyelesaian masalah sebelum siswa melakukan pemecahan masalah. Hal ini menyebabkan prestasi belajar siswa rendah.

Penelitian dengan penerapan Metode Problem solving ini dilakukan dalam upaya meningkatkan motivasi, pemahaman dan kemampuan memecahkan masalah pada pemrograman array dan teknik sorting. Metode problem solving melatih siswa dalam menghadapi masalah. Siswa dipacu untuk kreatif, aktif, dan tanggap dalam menghadapi berbagai masalah pada pemrograman. Sedangkan guru memotivasi, memberikan arahan dan menjadi fasilitator. Untuk membantu guru dalam menguatkan konsep dengan simulasi/tahap-tahap pemecahan masalah guru menggunakan bantuan media pembelajaran.

      Penelitian ini menggunakan rancangan Quasi ekperimental design tipe Nonequivalent Control Group Design . Sampel yang digunakan sebanyak dua kelas yaitu kelas X RPL-3 sebagai kelompok eksperimen (kelompok yang diberi perlakuan menggunakan metode problem solving berbantuan media pembelajaran dan kelas X RPL 2  sebagai kelompok kontrol digunakan metode pengajaran langsung.  Teknik analisis data menggunakan uji hipotesis dengan teknik uji-t dua pihak yang digunakan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar siswa serta menggunakan analisa regresi sederhana untuk mengetahui pengaruh metode problem solving terhadap prestasi belajar pemrograman Visual Basic.

Hasil analisis data menunjukkan bahwa: (1) prestasi belajar metode problem solving berbantuan media pembelajaran telah terjadi peningkatan prestasi belajar, hal ini dapat dilihat pada nilai kemampuan awal siswa dengan nilai rata-rata sebesar 56,56, setelah diadakan perlakuan nilai rata-ratanya menjadi sebesar 87,47, sedangkan  prestasi belajar menggunakan metode pengajaran langsung hanya 80,98 dari kemampuan awal 53,56. (2) adanya perbedaan prestasi belajar pada kelas kontrol dan eksperimen. Hal ini dibuktikan dari nilai Sig < 0,05 pada uji-t dua pihak. Dari hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan rata-rata antara kelas eksperimen dibanding kelas kontrol.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran problem solving berbantuan media pembelajaran dapat meningkatkan prestasi  belajar siswa pada kompetensi dasar memahami pemrograman visual berbasis desktop.