SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI (TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION) DAN TPS (THINK PAIR SHARE) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PERANGKAT LUNAK PEMBUAT GRAFIS SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 MALANG

untari .

Abstrak


ABSTRAK

 

Berdasarkan observasi lapangan yang dilaksakan peneliti selama melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di SMA Negeri 2 Malang pada bulan Agustus 2010, diketahui bahwa SMA Negeri 2 Malang telaha menerapkan sistem sks. Di SMA Negeri 2 Malang khusunya TIK yaitu bahsaan perangkat lunak pembuat grafis masih diterapkan metode konvensional sehingga hasil yang diperoleh kurang maksimal. peneliti melihat bahwa kondisi pada proses pembelajaran berlangsung dengan baik, tetapi persentase belajar siswa masih 63,1%. kebanyakan siswa masih mersa takut jika bertanya pada gurunya sehingga dibutuhkan teman atau tutor yang mampu memberikan bimbingan untuk menyelesaikan masalah jika ada yang mengalami kesulitan dan membantu selama proses pembelajaran berlangsung. peneliti mengidentifikasi adanya beberapa masalah, yaitu : 1) aktivitas belajar maupun individual rendah; dan 2) keterlibatan berfikir secara individual maupun kelompok rendah.

Peneliti bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran kooperatif tipe TAI (Team Asisited Individualization) dan TPS (Think Pair Share) dalam meningkatkan prestasi belajar lunak pembuat grafis siswa kelas X SMA Negeri 2 Malang.

Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan dirancang dalam dua siklus. Masing-masing terdiri dari empat tahap, yaitu : perancangan (palnning), pelaksanaan tindakan (action), pengamatan (observation), dan refleksi (reflection). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X-B1 SMA Negeri 2 Malang yang berjumlah 19 siswa. Teknik pengumpulan data aktivitas guru selama pembelajaran, berlangsung melalui 1) lembar keterlaksanaan aktivitas guru, 2) lembar pedoman aktivitas guru, 3) lembar pedoman aktivitas siswa, 4) prestasi belajar, 5) angket respon siswa, 6) wawancara, 7) post test. data tersebut dianalisis dengan perhitungan rata-rata dan persentase yang kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif.

Penerapan pembelajaran kooperatif TAI dan TPS dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Diukur dengan skor rata-rata siklus I sebesar 80, dan skor rata-rata siklus II 83,1. Diukur dengan persentase ketuntasan belajar secara klasikal SKM sebelum perlakuan sebesar 36,8% pada siklus I sebesar 78,9% dan siklus II sebesar 94,7%. Pembelajaran kooperatif TAI dan TPS dapat diterapkan pada pokok bahasan perangkat lunak pembuat grafis dengan melakukan teams teaching agar waktu yang tersedia dapat dimanfaatkan sebaik mungkin, sehingga pelaksanaan pembelajaran dapat terlaksana dengan baik.