SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Hasil Belajar TIK Melalui Pembelajaran Kooperatif Teams Games Tournament (TGT) dengan Kooperatif Kelompok Biasa Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 8 Malang

DIAN FITRI PERWITASARI

Abstrak


ABSTRAK

 

Perwitasari, Dian Fitri. 2011. Perbedaan Hasil Belajar TIK Melalui Pembelajaran Kooperatif Teams Games Tournament (TGT) dengan Kooperatif Kelompok Biasa Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 8 Malang. Skripsi, Pendidikan Teknik Informatika, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Slamet Wibawanto, M. T, (II) Muhammad Ashar, ST, MT.

 

Kata kunci: Kooperatif, Teams Games Turnament (TGT), perbedaan, hasil belajar.

Untuk mencapai hasil belajar yang optimal, guru dituntut dapat menciptakan lingkungan belajar yang inovatif, kreatif, dan dapat memotivasi siswa untuk menciptakan keaktifan dengan cara mengupayakan siswa untuk bekerja dalam suatu kelompok belajar. Salah satu metode pembelajaran yang melibatkan siswa aktif adalah metode pembelajaran kooperatif.

Pembelajaran kooperatif adalah suatu cara mengajar dimana siswa dalam kelas dipandang sebagai kelompok atau dibagi dalam beberapa kelompok. Macam dari pembelajaran kooperatif antara lain jigsaw, Group Investigation, Listening Team, Teams Games Turnament (TGT), dan lain sebagainya. TGT  adalah  pembelajaran  kooperatif  yang melibatkan kelompok heterogen untuk saling berdiskusi, dimana pada tiap akhir diskusi akan dilakukan permainan akademik untuk masing-masing anggota kelompok yang dikemas dalam bentuk turnamen untuk memotivasi siswa dalambelajar.

Pembelajaran kooperatif sering dilakukan oleh guru, tetapi pelaksanaannya belum optimal. Siswa aktif masih mendominasi kerja kelompok sehingga diskusi yang diharapkan tidak berjalan secara maksimal. Dengan penggunaan kooperatif TGT diharapkan mampu meningkatkan motivasi siswa dalam kelompok dan belajar bekerja sama antar anggota kelompok untuk mendapatkan nilai terbaik dengan harapan dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar TIK siswa kelas X SMA Negeri 8 Malang melalui pembelajaran TGT dengan pembelajaran kelompok biasa. Penelitian menggunakan desain eksperimen semu (quasy experimental design) dengan pola pretest-posttest control group design. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu kelas X5 sebagai kelompok eksperimen dan kelas X6 sebagai kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah silabus, RPP, lembar angket, dan tes tulis (prates-pascates dan kuis). Uji hipotesis menggunakan uji t dengan bantuan SPSS 16.0 For Windows.

Hasil uji t menghasilkan nilai Sig (p) = 0,000 < 0,05, sehingga Ho ditolak. Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar TIK antara kelompok eksperimen melalui pembelajaran TGT (Teams Games Turnament) dan kelompok kontrol melalui pembelajaran kelompok biasa.