SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Prestasi Belajar KKPI dengan Metode Pembelajaran Tutor Sebaya dan Ceramah Bermakna pada Siswa Kelas XI di SMK Negeri 1 Tanggul Kabupaten Jember

Mahsun Huda

Abstrak


ABSTRAK

 

Huda, Mahsun. 2011. Perbedaan Prestasi Belajar KKPI dengan Metode Pembelajaran Tutor Sebaya dan Ceramah Bermakna pada Siswa Kelas XI di SMK Negeri 1 Tanggul Kabupaten Jember. Skripsi, Jurusan Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Dwi Prihanto, S.ST, M.Pd., (II) Drs. Hari Putranto.

 

Kata Kunci:  Prestasi Belajar, Tutor Sebaya, Ceramah Bermakna.

Peningkatan mutu pendidikan dapat dilihat dari pembelajaran yang berlangsung di sekolah yang bersangkutan, baik proses pembelajaran maupun hasil belajar siswa. Usaha guru untuk mencapai tujuan pembelajaran antara lain memilih metode pembelajaran yang tepat sesuai dengan materinya dan menunjang terciptanya kegiatan pembelajaran yang kondusif. Sekarang ini berkembang metode-metode pembelajaran yang dimaksudkan untuk lebih memberikan kesempatan yang luas kepada siswa untuk aktif belajar. Salah satu metode pembelajaran yang dapat digunakan adalah metode tutor sebaya, yaitu seseorang atau beberapa orang siswa yang ditunjuk oleh guru sebagai pembantu guru dalam melakukan bimbingan terhadap teman sekelas. Metode pembelajaran yang lain adalah ceramah bermakna. Metode ceramah bermakna merupakan cara guru menyampaikan meteri ilmu pengetahuan kepada anak didik yang dilakukan secara lisan. Metode ini sudah sering digunakan dalam pendidikan, karena salah satu keunggulannya adalah dapat digunakan untuk pembelajaran siswa dalam jumlah yang banyak secara bersamaan. Tetapi kelemahan menggunakan metode ini adalah komunikasi yang terbentuk cenderung satu arah.

Tujuan penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan prestasi belajar siswa yang diperoleh dengan menggunakan metode pembelajaran tutor sebaya di SMK Negeri 1 Tanggul, (2) mendeskripsikan prestasi belajar siswa yang diperoleh dengan menggunakan metode pembelajaran ceramah bermakna di SMK Negeri 1 Tanggul, dan (3) mengungkap ada-tidaknya signifikansi perbedaan prestasi belajar siswa yang diajar menggunakan metode tutor sebaya dengan prestasi belajar siswa yang diajar menggunakan metode ceramah bermakna di SMK Negeri 1 Tanggul.

Desain eksperimen yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan tipe non-equivalent control group design. Sedangkan rancangan penelitian yang dikembangkan adalah pretest-posttest control group design, yaitu desain penelitian yang memiliki beberapa kelompok sebagai kelompok perlakuan ditambah satu kelompok kontrol atau kelompok pembanding. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Tanggul tahun pelajaran 2010/2011 pada semester genap. Sampel yang digunakan sebanyak dua kelas, yaitu kelas XI-PM 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI-PM 2 sebagai kelas kontrol. Teknik analisis data menggunakan uji hipotesis yaitu dengan uji-t dua pihak.

Hasil analisis data menunjukkan bahwa: (1) prestasi belajar siswa sebelum dan sesudah diajar dengan menggunakan metode pembelajaran tutor sebaya mengalami peningkatan, yaitu dari 67,2 menjadi 85,07 dan berkategori ”Tinggi Sekali”. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran tutor sebaya dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas eksperimen dengan nilai rata-rata siswa di atas KKM, (2) prestasi belajar siswa sebelum dan sesudah diajar dengan menggunakan metode pembelajaran ceramah bermakna mengalami peningkatan, yaitu dari 68,1 menjadi 77,36 dan berkategori ”Tinggi Sekali” mencapai 77,78%. Jadi dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran ceramah bermakna dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas kontrol dengan nilai rata-rata 77,78% yang nilainya di atas KKM, dan (3) prestasi belajar siswa antara kelas eksperimen maupun kelas kontrol sama-sama terjadi peningkatan dengan total beda nilai akhir sebesar 23,36. Berdasarkan hasil uji-t dua pihak yang dilakukan, diperoleh thitung sebesar 8,378. Nilai ini lebih besar dari ttabel (2,000). Sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara prestasi belajar siswa yang diajar dengan menggunakan metode pembelajaran tutor sebaya dan prestasi belajar siswa yang diajar dengan menggunakan metode pembelajaran ceramah bermakna pada mata pelajaran KKPI di SMK Negeri 1 Tanggul tahun pelajaran 2010/2011.