Tugas Akhir Jurusan Seni dan Design - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

pengembangan buku cerita bergambar tentang teknik mewarna dengan crayon untuk ekstrakurikuler seni lukis siswa kelas rendah di SDN kauman 2 malang

lutviandini ayu riamsi

Abstrak


ABSTRAK

 

Riamsi, Lutviandini Ayu. 2017. Pengembangan Buku Cerita Bergambar Tentang Teknik Dalam Mewarna Dengan Crayon Untuk Ekstrakurikuler Seni Lukis Siswa Kelas Rendah di SDN Kauman 2 Malang. Skripsi, Pendidikan Seni Rupa, Jurusan Seni dan Desain,Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Didiek Rahmanadji, M.Pd, (II) Moch. Abdul Rohman, S.Sn., M.Sn.

 

Kata Kunci: Buku Cerita Bergambar, Teknik Mewarna Dengan Crayon, Ekstrakurikuler Seni Lukis, Siswa Kelas Rendah.

Kegiatan ekstrakurikuler seni lukis yang merupakan kegiatan tambahan disuatu pendidikan yang dapat dikatakan sebagai kegiatan non formal, karena proses pembelajarannya dilakukan diluar jam wajib. Pada kegiatan ekstrakurikuler seni lukis di SDN Kauman 2 Malang media yang digunakan dalam proses pembelajaran sangat terbatas, karena sekolah tidak menyediakan media khusus kegiatan ekstrakurikuler, sehingga guru harus mencari dan membuat sendiri media yang akan digunakan oleh siswa untuk menunjang proses pembelajaran. Namun, media tersebut tidak cukup membantu siswa untuk memahami materi yang harus mereka kuasai.

Penelitian dan pengembangkan ini bertujuan untuk mengembangkan produk buku cerita bergambar tentang teknik mewarna dengan crayon untuk digunakan dalam kegiatan ekstrakurikuler seni lukis yang dikhususkan untuk kelas rendah. Pengembangkan buku cerita bergambar tentang teknik mewarna dengan crayon yang berjudul “Belajar Mewarna Bersama Kaller” dapat digunakan untuk membimbing siswa mempelajari materi maupun diaplikasikan langsung pada kegiatan praktek, dikarenakan dalam buku ini dilengkapi lembar latihan untuk siswa.

Model Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model prosedural, prosedural yang dipakai adalah model prosedural milik Borg & Gall. Dari sepuluh langkah model prosedural milik Borg & Gall, peneliti menyederhanakan menjadi delapan langkah yang meliputi penelitian dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan draf produk, uji ahli validasi, revisi produk awal, uji coba lapangan kelompok kecil, revisi produk akhir dan penyempurnaan produk akhir. Sedangkan teknik pengumpulan data berupa observasi nonpartisipan, wawancara, dan kuesioner. Dari hasil data yang diperoleh, kemudian dianalisis menggunakan teknik data kuantitatif dan kualitatif.

 

Hasil penilaian media buku cerita bergambar memperoleh presentase dari ahli media sebesar 90.3% dengan kategori baik atau valid, dari ahli materi sebesar 85.2% dengan kategori baik, dan mendapat presentase yang positif dari uji coba lapangan yaitu 95.4% dengan kategori baik. Dengan demikian, buku cerita bergambar dengan judul “Belajar Mewarna Bersama Kaller” sebagai buku pegangan siswa khususnya kelas rendah dalam kegiatan ekstrakurikuler seni lukis layak digunakan.