Tugas Akhir Jurusan Seni dan Design - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan Kreativitas Gerak tari Melalui Model Pembelajaran Kooperatif tipe Student Teams Acheivement Division (STAD) pada kelas VII-6 di SMP Negeri 1 Tanjunganom.

endang sri lestari

Abstrak


ABSTRAK

Lestari, Endang Sri.2016. Peningkatan Kreativitas Gerak tari Melalui Model Pembelajaran Kooperatif tipe Student Teams Acheivement Division (STAD) pada kelas VII-6 di SMP Negeri 1 Tanjunganom.

Skripsi, Program Studi Pendidikan Seni, Tari dan Musik, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Dra. NINIK HARINI, M.Sn

Kata Kunci:Peningkatan Kreativitas Gerak Tari, Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Acheivement Division (STAD)

Berdasarkan hasil observasi pada pembelajran seni Budaya sub bidang seni tari kelas VII-6 SMP Negeri 1 Tanjunganom, diketahui bahwa hasil belajar siswa dalam pembelajaran seni tari berada di bawah KKM. Siswa terlihat kurang antusias, kurang aktif dan kurang bersungguh-sungguh dalam pembelajaran seni budaya sub bidang seni tari, karena guru hanya menerapkan metode ceramah, dan demontrasi. Dari 32 siswa,hanya 8 siswadenganprosentase 25% yang hasilbelajarnyadiatas KKM, sedangkan sebanyak 24 siswa dengan prosentase 75% siswa masih belum mencapai KKM (75).

Tujuan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar kreativitas gerak tari pada siswa kelas VII-6 SMP Negeri 1 Tanjunganom melalui penerapan metode pembelajaran Kooperatif tipe Student Teams Acheivement Division (STAD).

Penelitian ini adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas) dengan menggunakan pendekatan kualitatif diskriptif, subjek penelitian berjumlah 32 siswa. Pelaksanannya dilakukan dalam 2 siklus yaitu Siklus I dan Siklus II . prosedur penelitian meliputi 4 tahap yaitu 1) Perencanaan 2) Pelaksanaan tindakan 3) Pengamatan 4) Refleksi. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan tes unjuk kerja.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I nilai keaktivan siswa yang berada di atas KKM (75) pada pertemuan ke satu sejumlah 19 siswa dengan prosentase 59,38%, pertemuan kedua sejumlah 21 siswa dengan prosentase 65,63%, sedangkan nilai unjuk kerja sejumlah 25 siswa dengan prosentase 78,13%. Oleh karena itu dilakukan siklus II. Pada siklus II nilai keaktifan siswa pada pertemuan ke satu sejumlah 24 siswa dengan prosentase 75%, pertemuan kedua sejumlah 26 siswa dengan prosentase 81,25%. Sedangkan nilai unjuk kerja secara individu sejumlah 27 siswa dengan prosentase 84,38%. Sedangkan secara kelompok sejumlah 5 kelompok dengan prosentase 83,33%.

Berdasarkan hasil penelitian, dapatdisimpulkanbahwa model pembelajarankooperatiftipe Student Teams Acheivement Division (STAD) dapat meningkatkan keaktifan dan kreativitas  siswa padapembelajaran SeniBudaya sub prakteksenitari. Disarankan guru dapat menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Acheivement Division (STAD) sebagai salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat digunakan pada setiap pembelajaran seni budaya sub bidang seni tari di kelas VII.