Tugas Akhir Jurusan Seni dan Design - Fakultas Sastra UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kehidupan Anak-Anak Jalanan Sebagai Inspirasi Dalam Karya Seni Lukis

Luqman Hakim

Abstrak


ABSTRAK

 

Hakim, Luqman. 2015. Kehidupan Anak-Anak Jalanan Sebagai Inspirasi Dalam Karya Seni Lukis. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Triyono Widodo, M.Sn, (II) Drs. Andi Harisman

Kata Kunci : anak jalanan, penciptaan, seni lukis

Anak merupakan amanah .Islam sebagai agama yang dianut penulis mengajarkan bahwa anak bukan hanya tanggung jawab orang tua, tetapi masyarakat bahkan juga negara. Dalam kenyataannya kita melihat sangat banyak anak yang tidak mendapat perhatian yang semestinya sehingga mereka harus hidup di jalanan. Jalanan bukan tempat yang aman bagi anak-anak. Hidup di jalanan penuh resiko dipalak, ditodong, dieksploitasi, bahkan pelecehan dan kekerasan seksual tidak dapat dihindari, karena kehidupan jalanan tidak ubahnya seperti hokum rimba, yang kuat dia berkuasa.

Berdasarkan hasil pengamatan ini bertujuan dapat memberikan pengalaman baru kepada pencipta maupun orang lain dalam mempelajari karya seni lukis khususnya surealisme. Mulai dari perancangan konsep, hingga proses visualisasi karya, dan diskripsi karya berdasarkan sudut pandang pribadi penulis maupun sudut pandang orang lain. Serta memberikan suatu pandangan bahwa seorang anak patut mendapatkan kasih saying dan perlakuan yang selayaknya baik dari orang tua maupun masyarakat. Dengan mengangkat tema anak jalanan melalui sudut pandang penulis, diharapkan bisa menjadi wacana bagi setiap orang tua agar lebih mencurahkan kasih saying mereka kepada anaknya, serta agar anak sendiri dapat lebih menghargai apa yang dimiliki dalam kehidupannya.

Penelitian yang menggunakan metodologi penciptaan ini, penulis mengambil ide atau gagasan berkarya dari anak-anak jalanan. Ide atau gagasan tersebut diwujudkan dalam karya seni lukis surealisme. Seni lukis surealisme dipilih oleh penulis sebagai media berkreasi karena menurut penulis, karya lukis surealisme akan mampu mengkomunikasikan pesan dan mengekspresikan apa yang dirasakan oleh penulis lebih baik apabila dibandingkan dengan jenis karya lukis yang lain.

Proses dalam penciptaan karya seni lukis surealisme ini bermula dari perancangan konsep yang didalamnya terdapat ide atau gagasan, tema, dan objek yang akan diciptakan yaitu objek representasional. Setelah itu menentukan karakteristik karya, kemudian menentukan teknik serta alat dan bahan yang akan digunakan. Jika semuanya sudah terpenuhi untuk langkah selanjutnya adalah proses visualisasi yaitu membuat sketsa diatas kertas lalu memindahkannya di atas kanvas. Kemudian proses pewarnaan dengan menggunakan berbagai macam teknik yaitu teknik sapuan kuas, plakat dan teknik dussel. Setelah itu proses detail karya untuk penegasan cahaya gelap terang serta bentuk dan yang terakhir adalah proses melapisi karya dengan spray paint.

Penulis menampilkan 6karyaseni lukis surealisme dengan media estetik berupa titik, garis, bentuk dan ruang, warna, serta tekstur. Menggunakan karakteristik karya berupa warna-warna yang cenderung gelap, bentuk awan dan asap, serta penggunaan crayon sebagai pewarna kedua.