Tugas Akhir Jurusan Seni dan Design - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Metode Cetak Tinggi Teknik Kolase untuk Meningkatkan Hasil Karya Seni Grafis pada Pembelajaran Seni Budaya Kelas VIII B di SMP Negeri 2 Kepanjen

Nur Yayuk Harini

Abstrak


ABSTRAK

 

Harini, Nur Yayuk. 2014. Penerapan Metode Cetak Tinggi Teknik Kolase untuk Meningkatkan Hasil Karya Seni Grafis pada Pembelajaran Seni Budaya  Kelas VIII B di SMP Negeri 2 Kepanjen. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (1) Dra. Tjitjik Sriwardhani, M.Pd, (2) Moch. Abdul Rahman S.Sn, M.Sn

 

Kata Kunci : Penerapan, Metode Cetak Tinggi, Teknik Kolase, Seni GrafisSMP.

Pembelajaran Seni Budaya yang di dalamnya memuat materi Seni Rupa berfungsi untuk mengembangkan kemampuan apresiatif, kreatifitas dan sensitivitas siswa. Untuk mengembangkan kemampuan tersebut dalam pembelajaran Seni Budaya pada materi Seni Rupa siswa mendapatkan pembelajaran berkarya seni grafis. Tetapi  dalam berkarya seni grafis siswa mengalami kesulitan karena kurang menguasai teknik dan proses berkarya seni grafis. Pembelajaran seni grafis melalui penerapan metode cetak tinggi teknik kolase diharapkan dapat meningkatkan dan mengembangkan kemampuan siswa dalam teknik dan proses berkarya seni grafis.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan aktivitas dan hasil karya siswa kelas VIII B SMP Negeri 2 Kepanjen dalam berkarya Seni Grafis melalui Metode Cetak Tinggi Teknik Kolase.

Rancangan penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas atau PTK yang dilakukan dalam tahapan siklus tindakan pembelajaran. Tiap tahap siklus dimulai dengan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, wawancara dan dokumentasi. Data hasil belajar diperoleh dari nilai tes praktek, lembar observasi, wawancara dan dokumentasi yang diperoleh dari awal hingga akhir penelitian.

Berdasarkan analisis data siklus I dan siklus II diperoleh kesimpulan bahwa aktivitas dan hasil karya siswa mengalami peningkatan melalui penerapan   metode cetak tinggi teknik kolase dalam berkarya seni grafis. Prosentase rata-rata aktivitas siswa pada siklus I yang berkategori sangat baik 1,3% meningkat menjadi 42,8% pada siklus II, berkategori baik 52,2% meningkat menjadi 57,2%. Sedangkan yang berkategori cukup 44,2% dan berkategori kurang 2,2%  pada siklus I, turun menjadi 0% pada siklus II. Sedangkan pada hasil karya, nilai rata-rata siswa pada siklus I adalah 67,2 untuk perancangan, 69,2 untuk pembuatan acuan dan 68,3 pada hasil reproduksi karya, pada siklus II meningkat menjadi 80,1 pada perancangan, 82,4 pada pembuatan acuan dan 82,3 pada reproduksi karya. Selain itu nilai yang berkategori cukup dan kurang pada siklus I tidak lagi ditemukan pada siklus II. Ketuntasan siswa berdasarkan KKM 100% tuntas.

Dari hasil penelitian ini dapat disarankan agar (1) Guru lebih termotivasi untuk menggunakan berbagai macam metode untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa, (2) Kepada siswa disarankan untuk lebih meningkatkan minat dan motivasi dalam mengikuti pembelajaran Seni Budaya khususnya Seni Rupa pada materi berkarya seni grafis, dan (3) Untukmahasiswa lain yang melakukan penelitian sejenis dapat dijadikan sebagai bahan referensi dan pertimbangan dalam melakukan penelitian, khususnya pada materi ajar  berkarya seni grafis.