Tugas Akhir Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Penguasaan Mata Diklat Produktif dan Prestasi Prakerin Dengan Kesiapan Menghadapi Uji Kompetensi Keahlian Siswa Kelas XII Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMK Sunan Drajat Lamongan

Arif Ah. Fathul

Abstrak


RINGKASAN

Arif, Ah.Fathul. 2019. Hubungan Penguasaan Mata Diklat Produktif dan Prestasi Prakerin Dengan Kesiapan Menghadapi Uji Kompetensi Keahlian Siswa Kelas XII Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMK Sunan Drajat Lamongan. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Ir. Eko Edi Poerwanto, S.E.,M.M., M.Pd. (II) Drs. H. Paryono, S.T.,M.T.

Kata Kunci :penguasaan mata diklat produktif, prestasi prakerin, kesiapan menghadapi UKK, uji kompetensi keahlian.

SMK merupakan pendidikan tingkat menengah yang dibekali dengan beberapa kompetensi yang bertujuan agar lulusan SMK menjadi lulusan yang berkompeten yang siap mengisi ruang kosong tenagakerja di Indonesia. tetapi pada faktanya lulusan SMK adalah penyumbang terbesar pengangguran, salah satu penyebabnya adalah kompetensi yang dimiliki oleh siswa SMK belum sesuai dengan apa yang ada di lapangan kerja. Indikator untuk mengukur kompetensi yang dimiliki siswa SMK adalah uji kompetensi keahlian (UKK), dan hasil yang diperoleh dari UKK tersebut yaitu masih banyak terdapat siswa SMK yang mendapatkan hasil dibawah kriteria minimal, hal tersebut disebabkan oleh kesiapan yang dimiliki siswa dalam menghadapi UKK masih rendah.

Setelah mengetahui beberapa permasalahan diatas, maka peneliti mencari sesuatu yang berhubungan dengan kesiapan siswa, dan peneliti mempunyaihi potesi sbahwa salah satu variabel yang berhubungan dengan kesiapan siswa SMK dalam menghadapi uji kompetens ikeahlian yaitu penguasaan mata diklat produktif dan prestasi prakerin. Oleh karena itu rumusan masalah pada penelitian ini antara lain apakah ada hubungan antara penguasaan matadilat produktif dan prestasi prakerin dengan kesiapan menghadapi uji kompetensi keahlian siswa SMK.

Mata diklat produktif merupakan sesuatu yang membekali siswa SMK tentang pengetahuan sesuai bidang yang dipilih dan hal tersebut harus benarbenar dikuasai oleh siswa.Selain itu Program Prakerin juga suatu yang penting dan harus benar-benar dimaksimalkano lehsiswa dalam pelaksanaannya, karena prakerin memberikan pengalaman dengan bekerja langsung di duniai ndustri dan sangat memungkinkan menambah pengetahuan tentang kompetensi yang mungkin tidak didapatkan di sekolah.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, menggunakan rancangan penelitian deskriptif korelasional, serta menggunakan metod eexpost facto, yakni dalam penelitian ini tidak ada perlakuan terhadap ubahan-ubahan penelitian, melainkan hanya mengungkapkan fakta berdasarkan gejala yang ada pada responden. Dengan jumlah sampe penelitian sebanyak 50 siswa. Data tersebut dikumpulkan menggunakan teknik dokumentasi dan testertulis. Uji hipotesis dilakukan menggunakan analisis korelasi tunggal dan analisis korelasi ganda.

Hasil pembahasan pada penelitian inimenunjukan bahwa : Ada hubungan antara penguasaan mata diklat produktif dengan kesiapan menghadapi uji kompetensi keahlian siswa dengan nilai koefisien sebesar 0,773, Ada hubungan antara prestasi prakerin dengan kesiapan menghadapi uji kompetensi keahlian siswa dengan nilai koefisien sebesar 0,523, Ada hubungan antara penguasaan mata diklat produktif dan prestasi prakerin dengan kesiapan menghadapi uji kompetensi keahlian siswa dengan nilai R sebesar 0,791.

Setelah mengetahui hasil dari penelitian ini bahwasanya ketiga varibel tersebut saling berhubungan, maka dapat disarankan yaitu proses pembelajaran harus selalu ditingkatkan baik dari kualitas tenaga pendidik serta sarana prasarana pembelajaran,  sehingga nantinya pengetahuan yang dimiliki siswa akan meningkat dan akan lebih siap menghadapi UKK. Selain itu SMK juga harus tetap menjalin kerjasama yang solid dengan dunia industri sehingga pelaksanaan prakerin dapat berjalan sesuai rencana, serta lulusan SMK menjadi prioritas dalam penjaringan tenaga kerjadi industri.