Tugas Akhir Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Sintesis dan Karakterisasi Manganese Ferrite dengan Variasi Waktu Sintering.

Hanif Zakki

Abstrak


ABSTRAK

 

Karakterisasi fasa dan morfologi serbuk manganese ferrite (MnFe2O4) bertujuan untuk memperkecil ukuran butir MnO dan Fe2O3 dari ukuran mikro menjadi ukuran nano menggunakan metode Co-precipitiondengan variasi waktu sintering. Co-precipition merupakan metode sintesis yang sederhana dan sudah teruji dalam mensintesiskan berbagai macam material oksida berukuran mikro menjadi nano. Sintering time merupakan teknik yang dilakukan dalam proses sintesis untuk memperbaiki susunanpartikel material dengan suhu diatas suhu normal. Suhu yang digunakan dalam proses sintering 1000 ºC.

Material uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah manganese oxide (MnO) dan Iron oxideFe2O3. MnO dan Fe2O3 yang dipilih berbentuk serbuk berukuran mikro, merupakan inovasi baru untuk menghasilkan material oksida berukuran nano, dimana proses yang lazim digunakan dalam proses Co-precipitionmenggunakan solvent dengan material oksida campuran untuk menghasilkan material oksida. Pelaksanaan penelitian dilakukan di laboratorium Nano Reaearch and Advaced Meterials Universitas Negeri Malang dan laboratorium Bersama Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data berupa data tabel, grafik dan morfologi. Temperatur sintering yang digunakan dalam penelitian ini sebesar 1000 ºC dengan variasi waktu 120 menit, 180 menit dan 240 menit.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan waktu sintering berpengaruh terhadap fasa dan morfologi dari manganese Ferrite. Pengaruh variasi waktu dalam proses sintering menunjukkan perkembangan fasa dan morfologi dari MnFe2O4 dengan variasi waktu 240 menit. Perubahan fasa MnFe2O4 120 menit, 180 menit dan 240 menit menunjukkan perubahan ukuran butir kristal sebesar 84.187nm, 60.113 nm, dan 60.093 nm Perubahan tersebut sangat signifikan, karenaMnFe2O4 setelah mengalami sintesis dengan variasi waktu sintering morfologi butirannya berubah menjadi bulat dengan terdapat aglomerasi partikel yang diendapkan pada membran butirMnFe2O4, serta ditunjukkan ukuran butirannya yang berbeda. Perubahan fasa dan morfologi dari MnO dan Fe2O3berukuran mikro menjadi nano telah berhasil. Hasil dari perubahan tersebut dipengaruhi oleh sintesis dengan metodeCo-precipition, proses crushing, dan variasi sintering time. Berdasarkan keadaan ini disarankan bagi peneliti selanjutnya yang akan melakukan penelitian yang sama dengan menggunakan metode Co-precipition, untuk melakukan variasi waktu sintering dan variasi waktu stirring.