Tugas Akhir Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Hasil Belajar, Kesiapan Kerja, dan Motivasi Belajar antara Kelas Honda dan Kelas Reguler Paket Keahlian Teknik Kendaraan Ringan di SMKN 10 Malang

Eny Rahmawati

Abstrak


ABSTRAK

 

Rahmawati, Eny. 2017. Perbedaan Hasil Belajar, Kesiapan Kerja, dan Motivasi Belajar antara Kelas Honda dan Kelas Reguler Paket Keahlian Teknik Kendaraan Ringan di SMKN 10 Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. H. Sumarli, M.Pd., M.T (II) Drs. Partono, M.Pd.

 

Kata Kunci: hasil belajar, kesiapan kerja, motivasi belajar, kelas honda, kelas reguler

 

Perkembangan zaman menuntut pembinaan SDM yang berkualitas. Salah satu upaya Indonesia dalam pemenuhan SDM level menengah yang berkualitas dapat ditempuh melalui pembinaan pendidikan kejuruan. Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu sesuai permintaan industri. Kelas industri yang diselenggarakan oleh SMK sangat berperan penting di dalam mendidik siswa agar dapat mencetak siswa yang cerdas, terampil dan siap pakai sesuai dengan kebutuhan industri. Untuk itu penelitian ini digunakan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar, kesiapan kerja, dan motivasi belajar antara kelas industri dengan kelas reguler.

Penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Variabel bebas adalah kelas honda dan kelas reguler sedangkan variabel terikat adalah hasil belajar, kesiapan kerja, dan motivasi belajar. Subyek dalam penelitian adalah siswa kelas XII paket keahlian TKR di SMK Negeri 10 Malang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan  teknik secara random assignment sampling  dan proportional sample. Instrumen penelitian menggunakan dokumentasi dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik uji t  (Independent Sample t-Test).

Rata-rata nilai hasil belajar siswa kelas honda adalah 89.13 dan rata-rata nilai hasil belajar kelas reguler adalah 81.33. Rata-rata nilai kesiapan kerja kelas honda adalah 87.53 dan rata-rata nilai kesiapan kerja kelas reguler adalah 76.47. Rata-rata nilai motivasi belajar siswa kelas honda sebesar 84.87 sedangkan motivasi belajar siswa kelas reguler sebesar 76.80. Hasil uji t menunjukkan bahwa ketiga hipotesis diterima. Sehingga kesimpulan penelitian ini yaitu ada perbedaan yang signifikan pada hasil belajar, kesiapan kerja, dan motivasi belajar antara Kelas Honda dan Kelas Reguler paket keahlian teknik kendaraan ringan di SMKN 10 Malang.

Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan, maka saran yang ditulis peneliti yaitu: bagi kepala sekolah SMKN 10 Malang, sekolah dapat mengambil kebijakan-kebijakan seperti penambahan fasilitas media pembelajaran yang mendukung terlaksananya pembelajaran demi meningkatnya kualitas hasil belajar Kelas Reguler.